Minggu, 10 Mei 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Optimisme Trump soal Perdamaian Rusia-Ukraina, Sebut Zelenskyy Berani dan Putin Sangat Serius

Menurut Donald Trump, Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin benar-benar menginginkan perdamaian dalam perang Rusia dan Ukraina.

Tayang:
Penulis: Nuryanti
https://www.whitehouse.gov/
DONALD TRUMP - Foto ini diambil dari https://www.whitehouse.gov/ pada Minggu (14/9/2025) menunjukkan Presiden Donald Trump menyampaikan pidato di KTT AI Gedung Putih di Auditorium Andrew W. Mellon di Washington, DC. Menurut Donald Trump, Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin benar-benar menginginkan perdamaian dalam perang Rusia dan Ukraina. 

Ringkasan Berita:
  • Trump telah berjanji untuk mengakhiri perang Rusia dan Ukraina.
  • Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin disebut benar-benar menginginkan perdamaian dalam perang Rusia dan Ukraina.
  • Sebelum Zelenskyy tiba, Trump berbicara dengan Putin melalui telepon.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia percaya baik kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy maupun Presiden Rusia Vladimir Putin, Minggu (28/12/2025).

Menurut Donald Trump, Volodymyr Zelenskyy dan Vladimir Putin benar-benar menginginkan perdamaian dalam perang Rusia dan Ukraina.

Trump, yang telah berjanji untuk mengakhiri perang pada hari pertama kepresidenannya, mengatakan bahwa dia tidak memiliki tenggat waktu.

Namun, Trump memulai upaya diplomasi intensif menjelang akhir tahun saat dia menyambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di kediamannya di Florida, Minggu.

“Kedua pemimpin ingin ini berakhir,” kata Trump di awal pertemuan di Mar-a-Lago, dilansir AP News.

Saat menyapa Zelenskyy di Mar-a-Lago, Trump berkata tentangnya: “Pria ini telah bekerja sangat keras, dan sangat berani, dan orang-orangnya juga sangat berani.”

Zelenskyy, di sisi Trump, mengatakan dia akan membahas masalah konsesi teritorial dengan Trump, yang sejauh ini menjadi garis merah bagi negaranya.

Dia mengatakan para negosiatornya dan negosiator Trump "telah membahas bagaimana bergerak selangkah demi selangkah dan membawa perdamaian lebih dekat" dan akan terus melakukannya dalam pertemuan tersebut.

Para penasihat Trump sebelumnya telah mengemukakan gagasan untuk menawarkan jaminan keamanan seperti NATO kepada Ukraina, yang secara teori berarti bahwa anggota aliansi tersebut akan merespons secara militer jika Rusia menyerang lagi.

Trump Sebut Putin Sangat Serius

Sebelum Zelenskyy tiba, Trump berbicara dengan Putin melalui telepon selama lebih dari satu jam, dan berencana untuk berbicara dengannya lagi segera setelah itu.

Nada optimis Trump yang diperbarui ini muncul di tengah skeptisisme luas di Eropa tentang niat Putin setelah Rusia melakukan pemboman besar-besaran lainnya terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, tepat ketika Zelenskyy sedang menuju Florida.

Baca juga: Zelensky Bertemu Lagi dengan Trump, Ini Poin Utama yang Diminta Ukraina

Ketika ditanya apakah Putin berkomitmen pada perdamaian meskipun terjadi serangan, Trump menjawab: “Dia sangat serius.”

“Saya dapat mengatakan bahwa saya percaya Ukraina juga telah melakukan beberapa serangan yang sangat kuat, dan saya tidak mengatakan itu secara negatif. Saya pikir Anda mungkin harus mengatakannya secara negatif,” kata Trump di luar kediamannya, seperti diberitakan Al Arabiya.

Sebelum pembicaraan dimulai, Trump mengunggah di media sosial bahwa percakapannya dengan Putin "sangat produktif."

Kremlin memberikan uraian yang lebih tajam tentang pembicaraan Trump dengan Putin, dengan mengatakan bahwa pemimpin AS setuju bahwa gencatan senjata semata "hanya akan memperpanjang konflik" karena menuntut Ukraina berkompromi soal wilayah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved