Minggu, 7 Juni 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Hamas Konfirmasi Kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar

Hamas mengakui kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar dan menegaskan komitmen gencatan senjata meski Israel dituding melanggar.

Tayang:
AFP/MOHAMMED ABED
ABU OBEIDA - Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjata Hamas Brigade Ezzedine Al-Qassam, mengadakan konferensi pers di Kota Gaza. Terkini, Hamas mengakui kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar dan menegaskan komitmen gencatan senjata meski Israel dituding melanggar, Senin (29/12/2025) (MOHAMMED ABED / AFP) 

Ia akhirnya turut terbunuh dalam perang yang berlangsung.

Sikap Hamas soal Gencatan Senjata

Juru bicara baru Brigade al-Qassam menegaskan Hamas tetap berkomitmen pada gencatan senjata.

Gencatan senjata itu mulai berlaku lebih dari dua bulan lalu.

Namun, Hamas menuding Israel melakukan pelanggaran berulang.

“Rakyat kami membela diri dan tidak akan menyerahkan senjata mereka selama pendudukan masih berlangsung,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus menolak tuntutan perlucutan senjata.

Ia juga menyerukan tekanan internasional terhadap Israel.

Tekanan tersebut diminta agar Israel mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Ia memperingatkan bahwa Hamas menganggap hak untuk merespons pelanggaran tetap berlaku.

Korban Perang Israel-Hamas

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober, sedikitnya 414 warga Palestina tewas.

Baca juga: Wanita Tewas akibat Cuaca Ekstrem di Gaza, Tenda Pengungsi Roboh Diterpa Badai

Sebanyak 1.145 orang lainnya terluka.

Ratusan jenazah masih ditemukan dari reruntuhan bangunan.

Sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas di Gaza mencapai 71.266 orang.

Jumlah korban luka tercatat lebih dari 171.000 orang.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved