Tahun Baru 2026
Tahun Baru Berdarah: Puluhan Orang Terbakar di Bar, Kembang Api Kematian di Malam Ganti Tahun
Selain di Swiss, insiden berdarah ini juga terjadi di Belanda, Jerman, dan Polandia. Berikut rangkuman kejadian berdarah di pesta Tahun Baru
Tahun Baru Berdarah: Puluhan Orang Terbakar di Bar, Kembang Api Mematikan di Malam Ganti Tahun
TRIBUNNEWS.COM - Pesta dan perayaan pergantian tahun di Eropa diwarnai berbagai insiden berdarah yang menewaskan banyak orang.
Selain di Swiss, insiden berdarah ini juga terjadi di Belanda, Jerman, dan Polandia.
Dari Swiss, puluhan orang diduga tewas dan sekitar 100 lainnya luka-luka setelah kebakaran melanda sebuah bar yang ramai di kota resor ski mewah, di Crans-Montana, kata polisi setemapt pada Kamis (1/1/2026) pagi.
Baca juga: Tragedi Malam Tahun Baru 2026 di Eropa, Puluhan Korban Jiwa Melayang
Polisi, petugas pemadam kebakaran, dan tim penyelamat bergegas ke resor populer tersebut, salah satu destinasi ski peringkat teratas di Eropa, setelah kebakaran terjadi pada dini hari Tahun Baru.
Seorang turis dari New York merekam kobaran api berwarna oranye terang yang keluar dari bar tersebut.
Turis tersebut mengatakan kepada AFP bahwa ia melihat orang-orang berlarian dan berteriak dalam kegelapan.
Pihak berwenang mengatakan mereka masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.30 pagi (0030 GMT) di bar Le Constellation, tetapi mengatakan mereka tidak percaya kebakaran itu disebabkan oleh "serangan".
"Diperkirakan beberapa lusin orang telah meninggal," kata Frederic Gisler, komandan polisi di kanton Wallis di Swiss barat daya, kepada wartawa.
Sang Komandan menambahkan bahwa sekitar 100 orang terluka, banyak di antaranya mengalami luka serius.
"Saat saya berbicara dengan Anda, semua korban luka sedang dirawat," katanya.
Rumah Sakit Penuh
Rumah sakit di Wallis penuh dan telah menyatakan keadaan darurat, dengan para korban luka diangkut ke berbagai rumah sakit di seluruh Swiss.
Menurut situs web Crans-Montana, Le Constellation memiliki kapasitas 300 orang di dalam ruangan dan tambahan 40 orang di terasnya.
Sebelumnya, seorang juru bicara polisi mengatakan kepada AFP bahwa sekitar 100 orang telah berkumpul di sana untuk merayakan Tahun Baru.
Ambulans masih terparkir di luar bar berjam-jam kemudian, dan jendela-jendela yang pecah terlihat. Media lokal menggambarkan "bau terbakar masih tercium di udara".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kebakaran-dari-Kembang-Api.jpg)