5 Populer Internasional: Demo di Iran - Zohran Mamdani Resmi Dilantik Jadi Wali Kota New York
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya fakta-fakta demo di Iran yang menewaskan setidaknya 7 orang
Ringkasan Berita:
- Rangkuman berita populer internasional, di antaranya fakta-fakta demo di Iran yang menewaskan setidaknya 7 orang
- Sementara itu, Zohran Mamdani resmi dilantik jadi Wali Kota New York, cetak sejarah Muslim pertama dan termuda
- Di Eropa, perayaan malam tahun baru berujung tragedi
TRIBUNNEWS.COM - Dunia internasional kembali diramaikan sejumlah peristiwa yang menyita perhatian publik.
Ribuan warga Iran turun ke jalan memprotes anjloknya mata uang dan inflasi tinggi, yang membuat kebutuhan pokok tak lagi terjangkau.
Sementara itu, Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York City pada Kamis (1/1/2026) dini hari, mencetak sejarah sebagai wali kota Muslim pertama dan yang termuda dalam beberapa generasi.
Selengkapnya, berikut berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.
1. 5 Fakta Demo di Iran: Dimulai dari Pasar, Analis Sebut Jatuhnya Nilai Mata Uang Bukan Pemicu Utama
Dalam beberapa hari terakhir, ribuan warga Iran turun ke jalan memprotes anjloknya nilai mata uang nasional di tengah krisis ekonomi yang kian memburuk.
Aksi protes ini bermula dari pemogokan para pemilik toko dan pedagang pasar pada Minggu (28/12/2025), lalu berkembang menjadi luapan kemarahan politik yang lebih luas.
Mengutip Deutsche Welle (DW) dan Iran International, berikut lima fakta mengenai gelombang demonstrasi di Iran.
Pemicu: Jatuhnya Nilai Mata Uang dan Krisis Inflasi
Saat ini, nilai tukar dolar AS telah mencapai sekitar 1,45 juta rial Iran.
Setahun sebelumnya, nilainya masih berada di kisaran 820.000 rial.
Kondisi tersebut membuat upah bulanan rata-rata pekerja penuh waktu di Iran kini hanya setara dengan sedikit di atas 100 dolar AS (sekitar Rp1,7 juta).
Biaya kebutuhan pokok pun dengan mudah menghabiskan seluruh penghasilan bulanan.
Baca juga: Rekor dalam 35 Tahun, Iran Eksekusi Mati 1.500 Orang Tahun Lalu: Makin Banyak Gelombang Demonstrasi?
Di negara yang sangat bergantung pada impor seperti Iran, lonjakan inflasi ini memicu dampak sosial yang luas dan bersifat destabilisasi.
Gissou Nia, pengacara hak asasi manusia sekaligus pakar Iran dari lembaga think tank Atlantic Council, menilai krisis ekonomi memang menjadi pemicu, namun bukan akar persoalan utama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BERITA-POPULER-INTERNASIONAL-3jan26.jpg)