Iran Vs Amerika Memanas
Gencatan Senjata Dimulai, Beirut Bergemuruh Tembakan Perayaan dan Arus Kepulangan Warga
Beirut bergemuruh! Warga Lebanon rayakan gencatan senjata dengan tembakan ke udara, pengungsi mulai kembali ke rumah mereka.
Ringkasan Berita:
- Tembakan perayaan menggema di Lebanon saat gencatan senjata Israel-Lebanon mulai berlaku.
- Warga Beirut dan sekitarnya merayakan dengan euforia dan mulai kembali ke rumah mereka.
- Namun, pemerintah tetap mengingatkan bahwa situasi masih rapuh dan belum sepenuhnya aman.
TRIBUNNEWS.COM - Tembakan perayaan terdengar di Beirut dan sejumlah wilayah Lebanon saat gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon resmi mulai berlaku tepat tengah malam waktu setempat.
Warga di berbagai kota dilaporkan menembakkan senjata ke udara sebagai bentuk perayaan setelah berminggu-minggu hidup di bawah tekanan konflik lintas perbatasan.
Suara letusan tersebut terdengar di langit malam Beirut dan wilayah sekitarnya, bertepatan dengan dimulainya jeda pertempuran yang telah diumumkan sebelumnya.
Al Jazeera melaporkan bahwa perayaan terjadi di berbagai wilayah Lebanon, dengan warga merespons dimulainya gencatan senjata yang menghentikan sementara pertempuran intens dalam beberapa pekan terakhir.
Warga Mulai Kembali ke Rumah
Seiring dimulainya gencatan senjata, pergerakan warga mulai terlihat di sejumlah wilayah.
Keluarga-keluarga pengungsi mulai meninggalkan tempat penampungan dan bergerak menuju Lebanon selatan serta pinggiran Beirut untuk kembali ke rumah masing-masing.
Reuters melaporkan arus kepulangan tersebut terjadi beberapa jam setelah gencatan senjata mulai berlaku, meskipun masih terdapat kekhawatiran mengenai kondisi keamanan di lapangan.
Otoritas Lebanon mengeluarkan imbauan agar warga tidak terburu-buru kembali ke wilayah terdampak sampai kondisi dinyatakan aman.
Pengumuman oleh Presiden AS Donald Trump
Baca juga: Lebanon-Israel Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari, Trump Klaim Hasil Percakapan Luar Biasa
Gencatan senjata ini sebelumnya diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui platform Truth Social.
Dalam pernyataannya, Trump mengatakan ia telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Saya baru saja melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan Presiden Lebanon yang sangat dihormati, Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” tulis Trump.
Ia menyebut kedua pihak sepakat memulai gencatan senjata selama 10 hari pada waktu yang telah ditentukan sebagai upaya menghentikan permusuhan.
Aktivitas Militer Menjelang Gencatan Senjata
Sesaat sebelum gencatan senjata berlaku, militer Israel menyatakan masih melakukan serangan terhadap peluncur roket milik Hizbullah di Lebanon selatan.
“IDF saat ini menyerang peluncur yang digunakan organisasi teroris Hizbullah untuk meluncurkan roket ke wilayah utara Israel beberapa waktu lalu,” demikian pernyataan militer Israel.
Layanan darurat Israel, Magen David Adom, melaporkan satu orang mengalami luka serius akibat serangan dari wilayah Lebanon yang terjadi kurang dari dua jam sebelum gencatan senjata dimulai.