Jumat, 29 Mei 2026

ABK Indonesia Alami Kecelakaan Kerja di Laut Jepang, Jari Tangan Kiri Patah

Korban mengalami patah tulang jari telunjuk tangan kiri setelah tangannya terjepit dan terlilit tali serta rol penggulung jaring

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Richard Susilo
ABK KECELAKAAN KERJA - Peta kota Nanao di prefektur Ishikawa Jepang. Seorang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia mengalami kecelakaan kerja saat melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan Jepang. Insiden tersebut terjadi di lepas pantai Kota Nanao, Prefektur Ishikawa, Senin (5/1/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang ABK asal Indonesia berusia 26 tahun mengalami kecelakaan kerja saat menarik jaring di lepas pantai Kota Nanao, Prefektur Ishikawa, Jepang
  • Jari telunjuk tangan kirinya patah setelah tersangkut rol penggulung jaring otomatis ketika bekerja seorang diri. 
  • Korban dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi sadar dan kasus ini kini diselidiki Japan Coast Guard.
 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Seorang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia mengalami kecelakaan kerja saat melakukan aktivitas penangkapan ikan di perairan Jepang.

Insiden tersebut terjadi di lepas pantai Kota Nanao, Prefektur Ishikawa, Senin (5/1/2026) dini hari.

“Korban merupakan pria berusia 26 tahun yang bekerja sebagai awak kapal penangkap ikan dengan sistem jaring tetap (teichi-ami),” ungkap sumber Tribunnews.com di Japan Coast Guard Nanao Office, Senin (6/1/2026).

Saat kejadian, kapal berada sekitar empat kilometer di timur laut Pelabuhan Kashiwatari-jima.

Korban mengalami patah tulang jari telunjuk tangan kiri setelah tangannya terjepit dan terlilit tali serta rol penggulung jaring.

Japan Coast Guard Nanao Office menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 05.00 waktu setempat.

Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Pemuda Asal Karawang Ternyata Tinggal di Mess ABK Penjaringan Jakut

Awak kapal melaporkan bahwa tangan korban tertarik masuk ke rol otomatis saat proses penggulungan jaring.

Kecelakaan terjadi ketika korban bekerja seorang diri mengoperasikan rol penggulung otomatis menggunakan tuas.

Dalam proses tersebut, pakaian dan bagian tubuh korban tersangkut pada mesin, sehingga menyebabkan cedera serius pada jarinya.

Setelah kapal kembali ke pelabuhan, korban segera dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit setempat.

Meski mengalami luka berat, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan tidak mengancam nyawa.

Saat kejadian, kapal penangkap ikan Daini Kaikōmaru diketahui membawa 11 orang awak, termasuk korban.

Otoritas setempat kini tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja dan praktik pengoperasian mesin saat bekerja seorang diri di atas kapal.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko kerja yang dihadapi ABK asing di sektor perikanan Jepang, terutama pada pekerjaan yang melibatkan mesin dan peralatan berat di laut.

Diskusi  perikanan di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved