Selasa, 28 April 2026

Dialog dengan Kemenhan, PPI Turki Usulkan Integrasi Lulusan STEM ke Industri Pertahanan

PPI Turki mendorong integrasi lulusan Indonesia dari Turki ke dalam perencanaan SDM pertahanan nasional

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
PPI Turki
PPI TURKI - Audiensi Pelajar Indonesia (PPI) Turki bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Ankara pada Jumat, 09 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • PPI Turki mendorong integrasi lulusan Indonesia dari Turki ke dalam perencanaan SDM pertahanan nasional, dengan usulan jalur karier khusus dan program upskilling terstruktur.
  • Mereka juga mengajukan model pembinaan pemuda berbasis ekosistem pertahanan ala Turki untuk memperkuat kemandirian industri alutsista.
  • Menhan RI menekankan pentingnya regenerasi talenta STEM muda berintegritas serta mengajak mahasiswa luar negeri pulang dan mengabdi demi pembangunan nasional.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki menggelar dialog kebijakan dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia di Fevzi Hoca Balık Lokantası, Çankaya, Ankara, Turki, Jumat (9/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, PPI Turki menekankan urgensi integrasi yang lebih sistematis terhadap lulusan Indonesia dari Turki ke dalam perencanaan sumber daya manusia (SDM) pertahanan nasional, seiring agenda pemerintah membangun kemandirian industri pertahanan serta memperkuat kapasitas human capital strategis.

PPI Turki menilai Indonesia masih menghadapi kendala struktural dalam menyiapkan dan menyerap SDM berkompetensi tinggi, khususnya lulusan pendidikan tinggi luar negeri di bidang sains, teknologi, dan pertahanan.

Tantangan ini dinilai semakin mendesak mengingat proyeksi internal PPI Turki yang menunjukkan lonjakan jumlah lulusan terbesar—yang disebut sebagai bonus demografi intelektual—akan terjadi pada periode 2026–2027.

Gelombang talenta tersebut perlu dikelola secara tepat agar dapat diserap ke sektor strategis dan tidak berujung pada kehilangan talenta (loss of talent).

Padahal, alumni Indonesia lulusan universitas di Turki, baik pada jenjang S1, S2, maupun S3, telah memiliki paparan langsung terhadap ekosistem industri pertahanan maju yang terintegrasi antara negara, industri, dan akademisi.

“Lulusan Indonesia dari Turki merupakan aset strategis nasional. Namun hingga kini, potensi tersebut belum terintegrasi secara sistematis dalam perencanaan SDM pertahanan nasional,” ujar Ketua PPI Turki, Naura Arifa, dalam pemaparan kebijakan.

Baca juga: KBRI Ankara Tingkatkan Sinergi Satgas PWNI dan PPI Turki Lewat Rapat Koordinasi

PPI TURKI - Audiensi Pelajar Indonesia (PPI) Turki bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Ankara pada Jumat, 09 Januari 2026.
PPI TURKI - Audiensi Pelajar Indonesia (PPI) Turki bersama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Ankara pada Jumat, 09 Januari 2026. (PPI Turki)

Usulan Jalur Karier Khusus dan Upskilling Terstruktur

Dalam rekomendasinya, PPI Turki mengajukan dua langkah strategis untuk memperkuat penyiapan dan penyerapan SDM unggul di sektor pertahanan nasional.

Usulan ini berfokus pada pembentukan jalur karier terstruktur serta penguatan ekosistem pembinaan pemuda berbasis industri pertahanan.

Usulan pertama adalah pembentukan Defense Career Pathway & Program Upskilling Terstruktur.

PPI Turki mendorong Kementerian Pertahanan untuk merancang jalur karier khusus melalui skema rekrutmen terarah dan program magang strategis bagi lulusan terpilih dari Turki.

Skema ini diarahkan ke BUMN pertahanan seperti Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL, dan LEN, serta lembaga riset di bawah Kementerian Pertahanan.

Selain itu, PPI Turki juga mengusulkan penyelenggaraan bridging course atau program beasiswa pelatihan teknis guna menjembatani kendala biaya sertifikasi teknis yang kerap menjadi hambatan masuk ke industri pertahanan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved