Rabu, 20 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Presiden Iran: Serangan Apa Pun terhadap Pemimpin Tertinggi Khamenei Akan Menjadi Deklarasi Perang

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan dianggap sebagai deklarasi perang.

Tayang:
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
Instagram @drmasoudpezeshkian
PEMIMPIN IRAN - Potret Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam sebuah unggahan di Instagram @drmasoudpezeshkian pada 22 September 2024. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan dianggap sebagai deklarasi perang. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei akan dianggap sebagai deklarasi perang. 
  • Gelombang protes besar akibat krisis ekonomi berujung pada penindakan brutal, dengan ribuan korban tewas dan ratusan ribu luka-luka, sementara akses internet dibatasi untuk menutup informasi. 
  • Meski pemerintah menyalahkan campur tangan asing, laporan medis dan aktivis menunjukkan skala kekerasan yang sangat besar dan sulit diverifikasi


TRIBUNNEWS.COM – Presiden Iran memperingatkan bahwa serangan apa pun terhadap pemimpin tertinggi negara itu akan dianggap sebagai deklarasi perang.

Mengutip France24, akses internet sempat kembali pulih di Iran sebelum kembali terputus, kata sebuah lembaga pemantau pada Minggu (18/1/2026).

Warga Iran mengalami pemadaman internet selama setidaknya 10 hari.

Kelompok hak asasi manusia berpendapat pemadaman itu bertujuan menutupi penindakan terhadap protes yang menewaskan ribuan orang.

Demonstrasi yang dimulai pada akhir Desember 2025, dipicu oleh kemarahan warga atas jatuhnya nilai mata uang dan kesulitan ekonomi.

Aksi protes berkembang menjadi protes besar yang secara luas dianggap sebagai tantangan terbesar bagi kepemimpinan Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Unjuk rasa tersebut mereda pada 8 Januari 2026 setelah dilakukan penindakan tegas oleh pasukan keamanan.

Para pejabat Iran menyatakan demonstrasi awalnya berlangsung damai sebelum berubah menjadi “kerusuhan”, dan menyalahkan campur tangan asing, termasuk Amerika Serikat dan Israel.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya berulang kali mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap pemerintah Iran jika para demonstran terus dibunuh.

Meski AS tampaknya telah mengurungkan niat untuk melakukan intervensi langsung, Trump menyerang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah wawancara dengan Politico pada Sabtu (17/1/2026).

Trump mengatakan sudah saatnya Iran mencari kepemimpinan baru.

AMERIKA VS IRAN - Kolase foto Presiden AS Donald Trump saat memberikan pidato dari Gedung Putih pada 18 Desember 2025 (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024 (kanan). Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor 25 persen bagi negara yang tetap berbisnis dengan Iran.(The White House/X @khamenei_ir)
AMERIKA VS IRAN - Kolase foto Presiden AS Donald Trump saat memberikan pidato dari Gedung Putih pada 18 Desember 2025 (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024 (kanan). (The White House/X @khamenei_ir) (Kolase Tribunnews)

Baca juga: 5 Populer Internasional: Demonstran Iran Merasa Dikhianati Trump - Rencana Pembentukan PBB Tandingan

“Pria itu adalah orang sakit yang seharusnya memimpin negaranya dengan benar dan berhenti membunuh orang,” kata Trump.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian kemudian merespons melalui media sosial X.

“Serangan terhadap pemimpin besar negara kita sama saja dengan perang skala penuh dengan bangsa Iran,” tulis Pezeshkian, Minggu (18/1/2026).

Sementara para pemimpin di Washington dan Teheran saling melontarkan pernyataan keras, para pejabat Iran mengatakan ketenangan telah kembali ke jalan-jalan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved