Senin, 8 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Janji Iran jika Sanksi Negaranya Dicabut, Persediaan Uranium Bakal Dikurangi

Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Mohammad Eslami mengatakan negaranya berjanji akan kurangi persediaan uranium jika sanksi dicabut.

Tayang:

Negosiasi yang tidak membuahkan hasil tersebut diikuti oleh perang 12 hari antara Iran dan Israel, yang berakhir dengan pemboman fasilitas nuklir Iran oleh AS.

Sementara Washington bersikeras serangan tersebut menimbulkan kerusakan besar pada program nuklirnya.

Namun, Teheran mengklaim serangan itu hanya berdampak terbatas pada kapasitas pengayaan uraniumnya.

Keseriusan Iran dalam Negosiasi

Iran mengungkapkan keseriusannya dalam negosiasi bersama AS.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan Teheran berupaya mencapai pembicaraan yang tulus dan berorientasi pada hasil, asalkan pihak lain menunjukkan tingkat komitmen yang sama.

Araghchi mengatakan tembok ketidakpercayaan yang dalam masih tetap ada karena perilaku AS dalam beberapa tahun terakhir, termasuk selama tahun lalu.

Baca juga: 5 Populer Internasional: Fakta WNI Ditabrak di Singapura - Israel Ancam Serang Iran Tanpa Tunggu AS

"Sayangnya, ada tembok ketidakpercayaan yang sangat besar, yang berasal dari perilaku Amerika Serikat di tahun-tahun sebelumnya dan bahkan di tahun lalu," katanya, mengutip IRNA.

"Kami sedang terlibat dalam negosiasi di putaran sebelumnya ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi, dan serangan dilakukan terhadap kami," lanjut Araghchi.

Araghchi merujuk pada perang 12 hari yang dilancarkan Israel terhadap Iran pada Juni lalu, dan mengatakan bahwa seruan untuk "penyerahan tanpa syarat" Iran pada awalnya kemudian digantikan oleh tuntutan untuk "gencatan senjata tanpa syarat".

Dia mengatakan peristiwa tersebut menyoroti ketahanan rakyat Iran.

"Yang menjadi jelas dalam semua perkembangan ini adalah perlawanan rakyat Iran," katanya.

Ia menambahkan bahwa perlawanan ini telah mengalihkan perhatian kembali ke diplomasi.

"Tidak ada solusi untuk masalah nuklir Iran kecuali melalui diplomasi," tegas Araghchi.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved