Iran Vs Amerika Memanas
Israel Cemas Model Serangan Amerika ke Iran Cuma Seperti Serangan Terbatas ke Houthi Yaman
Serangan AS baru-baru ini terhadap Houthi di Yaman cuma terbatas, Israel khawatir model serangan ini membuat kemampuan vital Iran tetap utuh
Israel Cemas Model Serangan Amerika ke Iran Cuma Seperti Serangan ke Houthi Yaman
TRIBUNNEWS.COM - Dalam beberapa hari terakhir, Israel dilaporkan mengirimkan pemberitahuan ke Amerika Serikat kalau mereka mungkin akan bertindak secara sepihak jika Iran melanggar batas terkait rudal balistik.
Peringatan itu muncul ketika negosiasi AS-Iran dimulai, di tengah kekhawatiran Israel kalau Washington akan menerima kesepakatan tentang program nuklir Iran tanpa menghentikan program misilnya.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di Washington pada Rabu (11/2/2026) untuk membahas masalah Iran dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.
Baca juga: Empat Syarat yang Diminta Israel dalam Perundingan AS-Iran: Tel Aviv Tak Yakin ke Donald Trump
Netanyahu diharapkan akan memberi tahu presiden AS tentang apa yang dapat diterima oleh Israel, dan apa yang mungkin ditolak Israel dalam setiap potensi kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.
Jerusalem Post melaporkan: “Para pejabat pertahanan Israel baru-baru ini memberi tahu rekan-rekan mereka dari Amerika bahwa program rudal balistik Iran menimbulkan ancaman eksistensial, dan bahwa Israel siap bertindak secara sepihak jika perlu.”
Dia menambahkan: "Menurut sumber keamanan Israel, niat Israel untuk membongkar kemampuan rudal dan infrastruktur produksi Iran telah diungkapkan dalam beberapa pekan terakhir melalui serangkaian komunikasi tingkat tinggi."
Dia melanjutkan: "Para pejabat militer Israel mempresentasikan rencana operasional untuk melemahkan program tersebut, termasuk melancarkan serangan terhadap lokasi manufaktur utama."
Sebuah sumber Israel dikutip mengatakan: "Kami memberi tahu Amerika bahwa kami akan menyerang secara sepihak jika Iran melanggar garis merah yang telah kami tetapkan terkait rudal balistik."
Dia menambahkan bahwa "Israel belum sampai pada titik itu, tetapi terus memantau perkembangan di dalam Iran."
Menurut surat kabar tersebut, "para pejabat menekankan kalau Israel mempertahankan kebebasan bertindak, dan menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan Iran membangun kembali sistem senjata strategis dalam skala yang mengancam keberadaan Israel."
Seorang pejabat militer Israel menggambarkan situasi saat ini sebagai "peluang bersejarah" untuk memberikan pukulan telak terhadap infrastruktur rudal Iran dan menetralisir ancaman aktif terhadap Israel dan negara-negara tetangga.
Pejabat itu menambahkan: "Selama pembicaraan baru-baru ini, Israel menyampaikan rencana untuk menargetkan fasilitas tambahan yang terkait dengan program rudal tersebut."
Cemas Kalau Serangan AS Tak Mempan Rapuhkan Rudal Iran
Beberapa pejabat Israel menyatakan kekhawatiran kalau Presiden AS Donald Trump akan mengadopsi model serangan terbatas, serupa dengan operasi AS baru-baru ini terhadap Houthi di Yaman.
Israel khawatir, model serangan terbatas AS ke Iran seperti yang mereka lakukan di Yaman, tak memengaruhi kemampuan vital rudal Iran yang tetap utuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ledakaan-Sanaa-Yaman-Bombardemen-Amerika-Houthi.jpg)