Konflik Palestina Vs Israel
KTT Perdamaian di AS Digelar Jumat Mendatang, Ini Daftar Tokoh Dunia yang Siap Hadir
KTT Perdamaian Gaza digelar 19 Februari di AS. Pemimpin dunia bahas rekonstruksi, gencatan senjata, hingga masa depan keamanan dan stabilitas kawasan.
Ringkasan Berita:
- Forum Dewan Perdamaian (BoP) akan membahas rekonstruksi Gaza, penguatan gencatan senjata, dan stabilitas jangka panjang di Palestina.
- Agenda utama mencakup pelucutan senjata Hamas secara bertahap, kerangka keamanan baru, serta penggalangan dana global untuk pemulihan Gaza.
- Indonesia, Hungaria, Pakistan, dan Argentina telah mengonfirmasi kehadiran, sementara Israel dan beberapa negara Arab diperkirakan turut berpartisipasi
TRIBUNNEWS.COM - Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana di Amerika Serikat pada Jumat, 19 Februari 2026 mendatang.
Pertemuan tingkat tinggi ini diproyeksikan menjadi forum penting yang membahas masa depan Jalur Gaza, termasuk upaya rekonstruksi, penguatan gencatan senjata, serta stabilitas jangka panjang di wilayah Palestina.
Berdasarkan dokumen yang dikutip dari CNN International, pertemuan akan berlangsung di Institut Perdamaian AS, yang telah diubah namanya oleh Presiden Donald Trump.
Forum ini juga akan menjadi pertemuan pertama sejak penandatanganan awal Dewan Perdamaian dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, beberapa waktu lalu.
Awalnya, Dewan Perdamaian dibentuk sebagai badan terbatas untuk mengawasi rekonstruksi Gaza yang hancur akibat perang Israel–Hamas.
Namun, dalam draf piagam terbaru, mandat organisasi tersebut diperluas untuk menangani konflik global, tidak hanya terbatas pada Gaza.
Perluasan mandat ini memunculkan sejumlah pertanyaan dan skeptisisme dari sebagian pihak, terutama terkait kemungkinan tumpang tindih peran dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Fokus Utama KTT BoP Gaza
Kendati demikian setidaknya sudah ada dua lusin negara yang bergabung dalam Dewan Perdamaian.
Undangan resmi bahkan telah dikirim pemerintah AS kepada para negara anggota pada Jumat lalu, guna mempercepat diselenggarakannya KTT guna membahas upaya penggalangan dukungan politik.
Serta pendanaan internasional untuk rekonstruksi Gaza, meskipun detail mekanisme pendanaan masih dalam tahap pembahasan.
Baca juga: Soal Rencana Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, TNI Akan Kirim Satuan yang Berpengalaman di UNIFIL
Selain fokus pada rekonstruksi, agenda penting lainnya adalah membangun kerangka keamanan jangka panjang di Gaza.
Salah satu isu paling sensitif yang akan dibahas adalah mekanisme pelucutan senjata Hamas secara bertahap atau pengaturan keamanan yang dapat mencegah kembali terjadinya eskalasi kekerasan.
Melalui forum ini, AS berupaya mendapatkan dukungan internasional agar proses stabilisasi tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan diawasi dan didukung secara kolektif.
KTT BoP juga dirancang sebagai sarana mobilisasi pendanaan global. Sejumlah pejabat AS menyebutkan bahwa pertemuan tersebut sekaligus dimaksudkan untuk menggalang komitmen finansial dari negara peserta dan mitra internasional guna membiayai proyek rekonstruksi, pemulihan ekonomi, serta penguatan tata kelola sipil di Gaza.
Daftar Negara yang Menyatakan Hadir
Sejauh ini lebih dari 50 negara diundang untuk bergabung dengan BoP. Akan tetapi hanya 19 negara yang akan berpartisipasi, dengan penandatanganan piagam pendirian dilaksanakan pada 22 Januari di sela-sela World Economic Forum di Davos, Swiss.