Konflik Rusia Vs Ukraina
Negosiasi Rusia-Ukraina Memanas, Zelensky Kritik Sikap Trump
Volodymyr Zelenskyy kritik tekanan Donald Trump dalam negosiasi damai Rusia-Ukraina yang berlangsung tegang di Jenewa.
Situasi akhirnya memuncak ketika Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi penuh ke Ukraina pada Februari 2022.
Invasi tersebut memicu kecaman dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat, yang kemudian menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia.
Di sisi lain, Ukraina menerima bantuan militer dan keuangan dari sekutu-sekutunya.
Hingga kini, konflik masih berlangsung karena persoalan wilayah dan kepentingan strategis kedua pihak belum menemukan titik temu.
Amerika Serikat terus berperan dalam berbagai upaya diplomasi untuk mendorong penyelesaian perang.
Zelensky Kritik Tekanan Trump
Volodymyr Zelensky mengatakan Donald Trump memberikan tekanan yang tidak semestinya dalam upaya mengamankan resolusi perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Zelensky menyebut tekanan tersebut tidak adil karena dinilai lebih banyak ditujukan kepada Ukraina dibandingkan Rusia.
Dalam wawancara dengan Axios, ia mengatakan Trump terus secara terbuka meminta Ukraina membuat konsesi dalam persyaratan negosiasi rencana perdamaian.
“Saya harap itu hanya taktiknya dan bukan keputusannya,” kata Zelensky.
Wawancara tersebut dilakukan saat negosiator Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat menggelar pembicaraan di Jenewa.
Zelensky juga menegaskan bahwa rencana apa pun yang mengharuskan Ukraina menyerahkan wilayah Donbas yang belum direbut Rusia akan ditolak rakyat Ukraina jika diajukan ke referendum.
Trump Minta Ukraina Segera Berunding
Dalam beberapa hari terakhir, Donald Trump dua kali mengisyaratkan bahwa keberhasilan pembicaraan bergantung pada langkah Ukraina dan Presiden Volodymyr Zelensky.
“Ukraina sebaiknya segera datang ke meja perundingan. Itu saja yang saya katakan,” ujar Trump di pesawat Air Force One pada Senin.
Pernyataan tersebut muncul di tengah berlangsungnya negosiasi damai di Jenewa.
Baca juga: Pembangkit Listrik Dihantam Rudal Ukraina, Kota Belgorod Rusia Bentuk Komisi Darurat
Hari Pertama Pembicaraan di Jenewa
Negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov, mengatakan hari pertama pembicaraan di Jenewa berfokus pada isu-isu praktis.