Krisis Iran
Ayatollah Khamenei: Kami Punya Senjata yang Mampu Tenggelamkan Kapal Perang AS
Militer AS telah memindahkan lebih dari 50 jet tempur ke Timur Tengah dalam 24 jam terakhir.
Ringkasan Berita:
- Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei memperingatkan bahwa kapal-kapal perang AS yang dikirim ke Teluk Persia berbahaya
- Menurut dia jika terjadi perang Iran dan AS maka kapal-kapal itu akan ditenggelamkan.
- Pekan lalu, AS mengirimkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford, untuk memperkuat pasukannya di Timur Tengah.
- Militer AS telah memindahkan lebih dari 50 jet tempur ke Timur Tengah dalam 24 jam terakhir.
TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Seiring semakin banyaknya kapal perang Amerika Serikat (AS) yang bergerak menuju Teluk Persia, Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei memperingatkan bahwa kapal-kapal tersebut lebih membahayakan AS daripada Iran.
Menurut dia jika terjadi perang Iran dan AS maka kapal-kapal itu akan ditenggelamkan.
"Meskipun kapal perang memang merupakan perangkat keras militer yang berbahaya, yang lebih berbahaya lagi adalah senjata yang mampu menenggelamkan kapal perang itu ke dasar laut," ujar Khamenei dikutip dari Tehran Times, Rabu (18/2/2026).
Berbicara kepada ribuan orang dari Tabriz, Pemimpin Tertinggi Militer Iran itu menggambarkan pernyataan mengancam Presiden AS Donald Trump sebagai ekspresi jelas untuk mendominasi bangsa Iran.
"Mereka menyadari konsekuensi yang akan mereka hadapi jika mereka melakukan kesalahan," ujar Ayatollah menanggapi ancaman perang AS.
Ayatollah Khamenei, menanggapi sesumbar berulang Presiden AS tentang memimpin militer terkuat di dunia, mengatakan bahwa kekuatan semata tidak menjamin kemenangan.
"Masalah yang AS hadapi dengan kami adalah keinginannya untuk mendominasi Iran, tetapi bangsa Iran dan Republik Islam berdiri teguh menghalangi tujuan tersebut."
AS mengirimkan kapal induk besar-besaran ke Timur Tengah
Pekan lalu, media Amerika melaporkan bahwa AS akan mengirimkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford, untuk memperkuat pasukannya di Timur Tengah.
Kapal USS Gerald R. Ford dan kapal-kapal pengawalnya sebelumnya telah ditempatkan di Karibia menurut empat pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya.
Kapal USS Abraham Lincoln , serta aset udara dan angkatan laut penting lainnya, telah dikerahkan ke daerah tersebut pada bulan Januari.
Baca juga: Iran Umumkan Penutupan Sementara Selat Hormuz, Pertama Kalinya Sejak 1980-an
24 jam terakhir kerahkan 50 jet
Dikutip dari Jerussalem Post, militer AS telah memindahkan lebih dari 50 jet tempur ke Timur Tengah dalam 24 jam terakhir.
Demikian dilaporkan Axios pada Selasa 17 Februari 2026 waktu AS, mengutip seorang pejabat AS.
Sejumlah jet F-16, F-22, dan F-35 terlihat menuju Timur Tengah oleh pelacak penerbangan independen.
Pengerahan militer Amerika ini terjadi di tengah negosiasi tidak langsung dengan para pejabat Iran, yang berfokus pada program nuklir Iran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemimpin-Tertinggi-Iran-Ali-Khamenei-bertemu-Putin.jpg)