Dewan Perdamaian
Sosok Mayjen Jasper Jeffers, Jenderal Amerika Komandan ISF di Gaza, Pernah Terlibat Invasi ke Irak
Jeffers terlibat invasi Irak yang dipimpin AS pada 2003 dan mengawasi implementasi gencatan senjata Israel-Hezbollah pada 2024.
Ringkasan Berita:
- Gedung Putih telah menunjuk Mayor Jenderal Jasper Jeffers sebagai Komandan International Stabilization Force (ISF).
- Tugas utamanya adalah memimpin operasi keamanan dan demiliterisasi Hamas di Jalur Gaza.
- Dalam pertemuan Board of Peace di Washington DC (Februari 2026), Jeffers mengumumkan bahwa Indonesia telah menerima tawaran sebagai Wakil Komandan ISF.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gedung Putih telah menunjuk Mayor Jenderal Jasper Jeffers sebagai Komandan International Stabilization Force (ISF) dengan tugas "memimpin operasi keamanan" dan mendukung "demiliterisasi komprehensif" Hamas di Jalur Gaza.
Terkini, sosok Jeffers muncul dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Kamis (19/2/2026).
Dalam kesempatan itu, ia juga mengumumkan telah meminta Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF dan menyatakan Indonesia telah menerimanya.
Jeffers juga mengungkapkan gambaran rencana jangka pendek, menengah, dan panjang terkait operasi ISF di Gaza.
Siapakah Jeffers?
Dilansir dari entitas nirlaba berbasis di Uni Eropa yang didirikan pada September 1999, The Palestine Chronicles, Jeffers disebut memiliki pengalaman puluhan tahun di militer AS.
Jeffers juga disebut ikut serta dalam invasi Irak yang dipimpin AS pada 2003 dan mengawasi implementasi gencatan senjata Israel-Hezbollah pada 2024.
Selain di Irak, Jeffers juga pernah bertugas di Afghanistan dan Lebanon.
Melansir laporan Al-Jazeera Arabic, The Palestine Chronicles menyebut Jeffers memulai karier militernya pada tahun 1996 sebagai perwira infanteri di Resimen Infanteri Ringan Angkatan Darat AS, Divisi Gunung ke-10, di Fort Drum, New York.
Penugasan pertama Jeffers adalah sebagai pemimpin peleton senapan dan perwira operasi.
Jeffers lalu dinyatakan memenuhi syarat untuk unit operasi khusus.
Dia lalu dipindahkan ke unit Ranger elit dan ditugaskan sebagai pemimpin peleton dan perwira operasi di Batalyon ke-1, Resimen Pengawal ke-75, di Pangkalan Angkatan Udara Fort Stewart-Hunter, Georgia.
Jeffers lalu dipindahkan ke Fort Lewis, Washington.
Di sana ia bertugas sebagai komandan kompi dan perwira operasi udara di Brigade Stryker, Divisi Infanteri ke-25.
Dia lalu bergabung dengan Batalyon ke-2, Resimen Ranger ke-75, dan mengambil alih tugas komando dan operasi pada April 2003.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jeffers-skdj.jpg)