Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia, Ukraina, AS akan Lanjutkan Pertemuan di Abu Dhabi pada Awal Maret
Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan Rusia, Ukraina, AS akan melanjutkan pertemuan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada awal Maret 2026.
Berbagai upaya perundingan pernah dilakukan, tetapi tidak berhasil menciptakan perdamaian yang bertahan lama. Hingga akhirnya, pada Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer besar terhadap Ukraina.
Rusia menyebut serangan itu bertujuan melindungi warga berbahasa Rusia di Donbas dan mencegah perluasan NATO. Namun, tindakan tersebut mendapat kecaman dari banyak negara. Amerika Serikat dan negara-negara Barat kemudian menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia serta meningkatkan bantuan militer dan dana untuk Ukraina.
Di tengah perang yang masih berlangsung, berbagai upaya perundingan terus dilakukan, dengan AS sebagai penengah yang mendorong Rusia-Ukraina untuk kembali ke meja perundingan.
Berikut perkembangan perang Rusia-Ukraina pada hari ini, yang dirangkum dari berbagai sumber.
-
IMF Setuju Beri Pinjaman untuk Ukraina
Dana Moneter Internasional (IMF) menyetujui pinjaman selama empat tahun sebesar 8,1 miliar dolar AS untuk Ukraina, dengan 1,5 miliar dolar langsung dicairkan.
IMF menyatakan dana ini akan menjadi bagian dari paket bantuan internasional senilai 136,5 miliar dolar bagi Ukraina yang masih dilanda perang.
Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, menjelaskan bahwa pinjaman tersebut akan membantu menstabilkan kondisi keuangan Ukraina, memperbaiki neraca pembayaran, mendukung pemulihan ekonomi pascaperang, serta memperkuat langkah Ukraina menuju keanggotaan Uni Eropa.
-
Delegasi Ukraina Bertemu Delegasi AS di Jenewa
Pejabat Ukraina dan Amerika Serikat bertemu di Jenewa untuk membahas rencana rekonstruksi setelah perang, meskipun pembicaraan dengan Rusia masih mengalami kebuntuan.
Pemerintah Ukraina berharap detail penting dari kesepakatan dapat dirampungkan dalam pertemuan trilateral awal bulan depan.
Kepala negosiator Ukraina, Rustem Umerov, menyebutkan bahwa hasil pertemuan tersebut juga telah dilaporkan kepada Presiden Volodymyr Zelenskyy.
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, setelah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump, menyampaikan bahwa pertemuan trilateral kemungkinan akan digelar di Abu Dhabi pada awal Maret.
Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk membuka jalan bagi dialog langsung antara pemimpin Ukraina dan Rusia.
Utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin, Kirill Dmitriev, juga bertemu dengan pejabat AS di Jenewa.
Kantor berita RIA melaporkan bahwa Dmitriev tidak memberikan keterangan mengenai hasil pertemuan tersebut.
Sementara itu, Rustem Umerov mengatakan para perunding sedang membahas isu ekonomi dan keamanan agar pertemuan trilateral yang melibatkan AS dan Rusia nantinya bisa berjalan lebih substantif, lapor The Guardian.
-
Rumania Kerahkan Jet Tempur, Sebut Ada Drone Masuk Wilayah Udaranya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KOLASE-FOTO-putln-5333.jpg)