Jumat, 10 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Pengamat: Serangan Iran Tak Menurun meski Ayatullah Ali Khamenei Tewas

Hasibullah Satrawi mengatakan bahwa kematian Pemimpin Tinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei merupakan berita yang mengejutkan.

Kami menyampaikan belasungkawa sekaligus ucapan selamat kepada kehadiran Imam Mahdi—semoga jiwa kami dikorbankan untuk beliau—kepada umat Islam, para otoritas agama besar dan ulama, serta bangsa Iran atas kesyahidan mulia seorang ulama ilahi, pemimpin para syuhada Revolusi Islam, tuan dari para syuhada yang menanti, dan wakil sah Imam Zaman—semoga Allah mempercepat kemunculannya—Imam Khamenei.

Semoga Allah memberkahinya, di bulan suci Ramadan. Allah Yang Maha Kuasa menerima jiwa besar yang berjuang ini, putra suci dari Sayyidah Fatimah—semoga damai atasnya—sebagaimana pemimpinnya, Panglima Orang Beriman Ali—semoga damai atasnya—di bulan Ramadan yang diberkahi, dan menganugerahkan kepadanya nikmat kesyahidan.

Kami telah kehilangan seorang pemimpin besar dan meratapinya, yang unik pada zamannya dalam kesucian jiwa, kekuatan iman, kebijaksanaan dalam urusan, keberanian menghadapi kaum arogan, dan jihad di jalan Allah.

Kesyahidan di tangan teroris paling jahat dan algojo kemanusiaan adalah tanda kebenaran pemimpin besar ini dan penerimaan atas pengabdian tulusnya.

Kesyahidan di jalan Islam dan Iran yang agung adalah tanda kemenangan dan semakin dekatnya tujuan; namun, dengan kesyahidan dan hijrah kepada Allah dari Imam Khamenei—semoga Allah memberkahinya—jalan dan teladannya tidak akan berhenti, melainkan akan terus berlanjut dengan kekuatan dan kemuliaan.

Kesyahidan ini akan membuat bangsa Iran semakin teguh untuk melanjutkan jalan bercahaya Imam Khamenei yang tercinta.

Tindakan kriminal dan teroris dari pemerintah jahat Amerika dan rezim Zionis adalah pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip agama, etika, hukum, dan adat; oleh karena itu, tangan balas dendam bangsa Iran untuk hukuman berat, tegas, dan penuh penyesalan terhadap para pembunuh Imam umat tidak akan meninggalkan mereka.

Korps Garda Revolusi Islam, Angkatan Bersenjata Republik Islam, dan Basij rakyat yang besar akan dengan penuh kekuatan melanjutkan jalan pemimpin mereka untuk membela warisan berharga dari pemimpin besar ini dan akan berdiri teguh menghadapi konspirasi internal maupun eksternal serta memberikan pelajaran hukuman bagi para agresor terhadap tanah air Islam.

(Tribunnews.com/Deni/Malvyandie)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved