Iran Vs Amerika Memanas
Daftar Persenjataan Iran untuk Melawan AS-Israel, dari Rudal Balistik hingga Drone Serang
Iran memiliki rudal, drone, dan pangkalan bawah tanah untuk melawan AS dan Israel. Persenjataan ini bisa memicu konflik besar di Timur Tengah.
Selain rudal balistik, Iran juga memiliki rudal jelajah yang terbang rendah.
Rudal jenis ini lebih sulit dideteksi radar karena dapat mengikuti kontur medan.
Iran diketahui memiliki rudal jelajah seperti Soumar, Hoveyzeh, Paveh, Ya-Ali, serta Ra'ad.
Rudal Soumar memiliki jangkauan sekitar 2.500 kilometer.
Iran juga mengandalkan drone serang satu arah yang dapat diluncurkan dalam jumlah besar.
Drone ini lebih lambat dibandingkan rudal, tetapi jauh lebih murah dan dapat digunakan untuk menyerang secara bergelombang.
Para analis mengatakan taktik ini dapat melemahkan sistem pertahanan udara lawan.
“Kota Rudal” Bawah Tanah Iran
Iran juga membangun jaringan fasilitas penyimpanan rudal di bawah tanah.
Fasilitas ini sering disebut sebagai “kota rudal”.
Tempat tersebut berada di terowongan bawah tanah dan pangkalan tersembunyi di berbagai wilayah Iran.
Strategi ini bertujuan melindungi persenjataan dari serangan udara musuh.
Dengan cara ini, Iran masih dapat meluncurkan rudal meskipun terkena serangan awal.
Baca juga: Perang AS–Israel Vs Iran: 133 Warga Sipil Tewas dan 200 Terluka, Angka Korban Diprediksi Naik
Selat Hormuz Jadi Titik Strategis
Selain serangan darat, Iran juga dapat menekan jalur perdagangan global melalui Selat Hormuz.
Selat ini merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas dunia.
Iran dapat menggunakan rudal anti-kapal, ranjau laut, drone, dan kapal cepat untuk mengganggu pelayaran.