Senin, 18 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Perang AS–Israel Vs Iran: 133 Warga Sipil Tewas dan 200 Terluka, Angka Korban Diprediksi Naik

Sedikitnya 133 warga sipil tewas dan 200 terluka akibat serangan AS–Israel ke Iran. Konflik memicu balasan militer dan krisis regional.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Sedikitnya 133 warga sipil tewas dan 200 terluka akibat serangan AS–Israel ke Iran.
  • HRANA mencatat total korban sipil yang terdokumentasi mencapai setidaknya 333 orang, termasuk korban meninggal dan luka-luka.
  • Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat meningkat.

 

TRIBUNNEWS.COM - Serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, pada Sabtu (28/2/2026), memicu korban sipil besar serta meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan organisasi pemantau hak asasi manusia Human Rights Activists News Agency (HRANA), sedikitnya 133 warga sipil tewas dan 200 lainnya terluka akibat serangan yang terjadi di berbagai wilayah Iran.

HRANA mencatat total korban sipil yang terdokumentasi mencapai setidaknya 333 orang, termasuk korban meninggal dan luka-luka.

“Jumlah korban yang tercatat saat ini masih bersifat sementara dan kemungkinan akan meningkat seiring laporan baru yang masuk,” demikian keterangan HRANA dalam laporannya.

Organisasi tersebut melaporkan sedikitnya 59 insiden serangan yang terjadi di 18 provinsi Iran.

Serangan tersebut digambarkan sebagai operasi militer berskala besar yang berlangsung dalam beberapa gelombang.

Sebagian besar serangan dilaporkan menggunakan rudal jelajah, sementara sebagian lainnya dilakukan menggunakan pesawat nirawak (drone) serta metode serangan yang belum sepenuhnya teridentifikasi.

Wilayah Teheran menjadi daerah dengan jumlah insiden tertinggi, disusul provinsi Azerbaijan Timur dan Azerbaijan Barat.

Selain menimbulkan korban jiwa, serangan juga menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas, mulai dari infrastruktur militer, kawasan permukiman, hingga fasilitas pendidikan.

Beberapa laporan menyebut sekolah serta fasilitas yang berkaitan dengan anak-anak dan pelajar termasuk di antara lokasi yang terdampak serangan.

Di Provinsi Hormozgan, serangan yang menghantam wilayah Minab dilaporkan menjadi salah satu insiden paling mematikan dengan korban jiwa dalam jumlah besar.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi di area perumahan, tempat kerja, serta fasilitas publik di sejumlah kota Iran.

Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Tewas Diserang AS–Israel, Timur Tengah Terancam Meledak

Kematian Pemimpin Iran Picu Eskalasi Konflik

Konflik tersebut juga diwarnai kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei setelah serangan udara besar menghantam sejumlah lokasi strategis di negara tersebut.

Dilansir The Guardian, Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan kematian Khamenei melalui unggahan di media sosial Truth Social.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved