Konflik Rusia Vs Ukraina
Starmer Siap Bantu Negara Teluk Cegat Drone Iran, Libatkan Pakar dari Ukraina dan Militer Inggris
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mengatakan pakar dari Ukraina akan membantu negara-negara Teluk mencegat drone Iran.
Operasi penyitaan dilakukan oleh pasukan khusus Belgia yang dibantu helikopter Prancis di Laut Utara pada Sabtu malam.
Jaksa menyatakan kapal tanker bernama Ethera mengibarkan bendera Guinea secara palsu.
Kapal itu diduga sedang menuju Rusia ketika disita di zona ekonomi eksklusif Belgia.
Zelensky Apresiasi Operasi Belgia
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memuji langkah Belgia menyita kapal tanker tersebut.
Menurutnya kapal itu telah lama berada dalam daftar sanksi Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris.
Namun kapal tersebut tetap mengangkut minyak Rusia secara ilegal dengan menggunakan bendera dan dokumen palsu.
Zelensky menyambut tindakan tegas Belgia terhadap sumber pendanaan Moskow.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Prancis yang mendukung operasi penyitaan tersebut.
Serangan Drone Ukraina Lukai Warga Rusia
Tiga orang dilaporkan terluka setelah puing drone jatuh di sebuah rumah di kota Novorossiysk.
Korban terdiri dari dua perempuan dan satu pria.
Kota tersebut berada di pesisir Laut Hitam Rusia.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pihaknya menembak jatuh 172 drone Ukraina semalam.
Drone tersebut terdeteksi di wilayah Rusia, Laut Hitam, dan Laut Azov.
Sebanyak 67 drone ditembak jatuh di atas Laut Hitam dan 66 di wilayah Krasnodar.
Baca juga: Rusia, Ukraina, AS akan Lanjutkan Pertemuan di Abu Dhabi pada Awal Maret
Wilayah Krasnodar merupakan lokasi pelabuhan dan pangkalan angkatan laut Rusia di Novorossiysk.
Sementara itu pertandingan Russian Premier League antara FC Sochi dan Spartak Moscow ditunda dari Minggu menjadi Senin.
Penundaan dilakukan karena adanya peringatan rudal berulang di kota resor Laut Hitam tersebut.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)