Jumlah TKA di 4 Prefektur Shikoku Jepang Tembus Rekor Tertinggi
TKA di Shikoku pecahkan rekor 2025, WNI masuk tiga besar terbanyak. Krisis tenaga kerja dorong ketergantungan makin kuat
Kochi: Sektor Pertanian dan Kehutanan Dominan
Di Prefektur Kochi, jumlah pekerja asing mencapai 5.916 orang (naik 11,8%), dengan 1.332 perusahaan (naik 9,5%).
Vietnam mendominasi (33,9%), diikuti Indonesia (22,9%) dan Filipina (13,7%).
Dilihat dari sektor industri, manufaktur menjadi yang terbanyak di Kagawa, Ehime, dan Tokushima. Sementara di Kochi, sektor pertanian dan kehutanan menjadi yang terbesar, menunjukkan peran penting pekerja asing dalam menopang industri lokal.
Untuk sektor kedua terbanyak, Kagawa didominasi perdagangan grosir dan ritel, Ehime dan Tokushima sektor medis dan kesejahteraan, sedangkan Kochi sektor manufaktur.
Berdasarkan skala perusahaan, di keempat prefektur mayoritas perusahaan mempekerjakan kurang dari 30 karyawan.
Di Kochi sekitar 70% perusahaan termasuk kategori ini, sementara di tiga prefektur lainnya sekitar 60%, menunjukkan bahwa usaha kecil dan menengah menjadi penerima utama tenaga kerja asing.
Pejabat kantor tenaga kerja di masing-masing prefektur menilai peningkatan jumlah pekerja asing disebabkan oleh kekurangan tenaga kerja yang kronis dan memperkirakan tren ini akan terus berlanjut. Mereka juga menegaskan pentingnya pengelolaan ketenagakerjaan yang tepat serta peningkatan lingkungan kerja.
Di tengah percepatan penuaan penduduk dan penurunan angka kelahiran di Jepang, tenaga kerja asing semakin menjadi pilar penting penopang ekonomi daerah, termasuk di wilayah Shikoku.
Diskusi beasiswa di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Peta-Shikoku11111.jpg)