Jumat, 5 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Rusia: AS-Israel Sengaja Ingin Menyeret Bangsa Arab ke Dalam Perang Iran

Kemenlu Rusia menyebut AS dan Israel sengaja ingin menyeret bangsa Arab ke dalam perang setelah Iran menyerang pangkalan AS di Timur Tengah.

Tayang:
Foto: Mikhail Sinitsyn, TASS/Kremlin
PUTIN - Foto diunduh dari Kantor Presiden Rusia, Selasa (23/9/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan ke Pabrik Motovilikha pada 19 September 2025. -- Rusia menyebut AS dan Israel sengaja ingin menyeret bangsa Arab ke dalam perang setelah Iran menyerang pangkalan AS di Timur Tengah. 

Selain itu, sebuah ledakan dilaporkan terjadi di dekat kapal tanker di perairan Kuwait, sekitar 56 kilometer dari wilayah Mubarak al-Kabeer.

  • Israel Tingkatkan Serangan

Militer Israel mengumumkan gelombang baru serangan terhadap infrastruktur militer Iran di Teheran.

Pejabat Barat menyatakan bahwa serangan gabungan AS dan Israel telah berhasil menghancurkan sebagian besar kemampuan militer Iran.

Dengan supremasi udara yang diperoleh, jet tempur kedua negara kini disebut dapat terbang relatif bebas di atas wilayah Iran.

Meski demikian, Israel mulai sedikit melonggarkan aturan keselamatan masa perang di dalam negeri.

Di Amerika Serikat, serangan terhadap Iran memicu perdebatan politik.

Senat AS menolak resolusi yang mewajibkan pemerintah memperoleh persetujuan Kongres sebelum melanjutkan perang.

Pemungutan suara berakhir 53 berbanding 47, namun dukungan publik terhadap perang relatif rendah.

Survei Reuters/Ipsos menunjukkan hanya sekitar 25 persen warga Amerika yang mendukung serangan terhadap Iran, sementara 43 persen menolak.

Presiden Donald Trump tetap membela keputusan tersebut dengan menyatakan Iran hampir memiliki senjata nuklir dan mengatakan serangan dilakukan untuk mencegah ancaman tersebut.

  • Konflik Menyebar ke Lebanon dan Irak

Selain menyerang Iran, Israel melancarkan serangan ke beberapa wilayah di Lebanon, termasuk Beirut dan Khiam, serta terlibat baku tembak dengan kelompok Hizbullah yang dekat dengan Iran.

Di Irak, sebuah drone menghantam bangunan dekat bandara Erbil. 

Pasukan Kurdi yang anti pemerintah Iran di wilayah tersebut juga disiagakan untuk kemungkinan operasi lintas perbatasan ke Iran.

Di Mediterania timur, pertahanan udara NATO mencegat rudal balistik Iran yang memasuki wilayah udara Turki.

Mantan jenderal AS Mark Kimmitt menyebut peluncuran tersebut sebagai upaya Iran menembakkan rudal ke negara yang tidak terlibat langsung dalam konflik Teluk.

  • Seruan Internasional

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved