Iran Vs Amerika Memanas
Profil Mojtaba Khamenei, Pemimpin Baru Iran Pengganti Ali Khamenei
Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru menggantikan Ayatollah Ali Khamenei. Berikut profil Mojtaba Khamenei.
Ringkasan Berita:
- Majelis Pakar Iran tunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Khamenei
- Mojtaba Khamenei ditunjuk jadi pimpinan tertinggi Iran setelah 88 anggota Majelis Pakar bermusyawarah
- Pengumuman penunjukkan Mojtaba Khamenei dilakukan setelah tengah malam
TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru menggantikan Ayatollah Ali Khamenei, Senin (9/3/2026).
Nama Mojtaba Khamenei ditunjuk setelah Majelis Pakar yang beranggotakan 88 yang bertugas memilih pemimpin baru Iran melakukan musyawarah.
“Dengan suara yang menentukan, Majelis Pakar menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran,” kata majelis tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tepat setelah tengah malam waktu Teheran.
Penunjukkan Mojtaba Khamenei dilakukan sepuluh hari setelah wafatnya Ali Khamenei akibat serang Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran pada 28 Februari 2026.
Lalu Siapakah Mojtaba Khamenei?
Profil Mojtaba Khamenei
Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei merupakan ulama asal Iran.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ulama Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Pengganti Ali Khamenei
Ia adalah putra kedua dari Ali Khamenei.
Mojtaba Khamenei lahir di kota Mashhad,Iran pada 8 September 1969.
Nama Mojtaba Khamenei menjadi sorotan ketika kerusuhan terjadi dalam unjuk rasa yang terjadi dalam sengketa pemilihan umum Presiden Iran 2019. Ia diyakini bertanggungjawab atas kerusuhan itu.
Baca juga: Ulama Iran Segera Umumkan Nama Pemimpin Baru Pengganti Ali Khamenei, Donald Trump Bereaksi
Ia disebut-sebut pernah mengambil alih kendali Basij yang digunakan untuk menekan protes atas pemilihan presiden 2009.
Perjalan Karir Mojtaba Khamenei
Ia menerima pendidikan awal di Sardasht dan Mahabad dan lulus SMA dari Teheran.
Setelah itu, ia mempelajari teologi Islam di bawah bimbingan ayahnya dan Mahmoud Hashemi Shahroudi.
Ia bergabung dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada tahun 1987 dan bertugas dalam Perang Iran-Irak.
Pada tahun 1999, ia melanjutkan studinya di Qom untuk menjadi seorang ulama, dan kemudian bergabung dengan Seminari Qom sebagai guru teologi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mojtaba-Khamenei-3020.jpg)