Jumat, 1 Mei 2026

Pegawai Kebun Binatang Jepang Ditangkap, Bakar Istri di Insinerator

Pegawai kebun binatang di Jepang ditangkap usai diduga bakar jenazah istrinya di insinerator. Polisi temukan bagian tubuh manusia.

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/IST
BAKAR ISTRI - Tatsuya Suzuki (33), seorang karyawan Kota Asahikawa dan pekerja kebun binatang, karena dicurigai memutilasi mayat,  membakar mayat istrinya di insinerator Kebun Binatang Asahiyama di Kota Asahikawa, Hokkaido. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi Jepang menangkap Tatsuya Suzuki, pegawai Kebun Binatang Asahiyama di Asahikawa, atas dugaan perusakan jenazah istrinya yang hilang sejak Maret 2026 
  • Jenazah diduga dibakar di insinerator kebun binatang, setelah polisi menemukan bagian tubuh manusia di lokasi 
  • Tersangka juga mengaku serta diduga sempat mengancam korban sebelum kejadian

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, HOKKAIDO -  Polisi di Jepang menangkap seorang pria berusia 33 tahun, Tatsuya Suzuki, pegawai Kota Asahikawa yang bekerja di Kebun Binatang Asahiyama, atas dugaan perusakan jenazah.

"Isterinya yang menghilang sejak akhir Maret 2026 tampaknya dibakar di mesin insinerator kebon binatang Asahiyama, Asahikawa Hokkaido," ungkap sumber Tribunnews.com di kepolisian Jepang Kamis (30/4/2026),

Penangkapan dilakukan pada 30 April setelah polisi menemukan sesuatu yang diduga bagian tubuh manusia dari dalam insinerator di dalam area kebun binatang tersebut.

Suzuki diduga membakar jenazah istrinya yang berusia 30-an di insinerator kebun binatang sekitar akhir Maret lalu. Sang istri sebelumnya dilaporkan hilang sejak periode tersebut.

Dalam pemeriksaan sukarela sebelumnya, tersangka mengaku telah membuang jenazah istrinya ke dalam insinerator dan membakarnya selama beberapa jam. 

Baca juga: Chuzai-zuma di Jakarta: Kisah Kesepian Istri Ekspatriat Jepang

Polisi kemudian menemukan bagian yang diduga tubuh manusia dari lokasi tersebut.

Selain itu, sebelum istrinya menghilang, tersangka disebut sempat mengancam dengan mengatakan akan “membakar hingga tidak tersisa”, yang diduga sebagai ancaman untuk mencelakai korban.

Dalam proses penyelidikan, Suzuki juga disebut sempat memberi isyarat terkait kemungkinan keterlibatannya dalam pembunuhan. 

Saat ini, polisi masih mendalami kronologi kejadian serta kemungkinan adanya tindak pidana lain dalam kasus tersebut.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved