Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Ingin Buat Zona Penyangga 20 Kilometer di Sumy dan Kharkiv
Militer Ukraina mengatakan Rusia ingin membuat zona penyangga 20 kilometer di Sumy dan Kharkiv. Setidaknya, 12 wilayah menjadi sasaran Rusia.
Serangan itu langsung memicu kecaman dari banyak negara. Amerika Serikat bersama negara-negara Barat kemudian menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia serta meningkatkan bantuan militer dan keuangan bagi Ukraina. Sejak saat itu, konflik Rusia-Ukraina berkembang menjadi salah satu krisis geopolitik terbesar di dunia dalam beberapa tahun terakhir.
AS berupaya mendorong kedua negara untuk melanjutkan perundingan di tengah perang yang masih berlangsung.
Berikut perkembangan perang Rusia-Ukraina pada hari ini, yang dirangkum dari berbagai sumber.
-
Hungaria Tahan Uang dan Emas Ukraina Senilai Puluhan Juta Dolar
Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán memerintahkan agar uang tunai dan emas milik Ukraina yang disita pekan lalu ditahan selama 60 hari.
Penahanan itu dilakukan sementara otoritas pajak Hungaria menyelidiki dugaan pencucian uang.
Pengiriman tersebut disita pada Kamis lalu ketika sedang diangkut melalui jalur darat di wilayah Hungaria.
Muatan itu terdiri dari uang tunai sebesar 40 juta dolar AS dan 35 juta euro, serta 9 kilogram emas yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar 82 juta dolar AS.
Penyitaan ini terjadi di tengah perselisihan antara Hungaria, Slovakia, dan Ukraina terkait pasokan gas.
Hungaria dan Slovakia menuduh Kyiv sengaja menunda perbaikan pipa minyak yang rusak akibat serangan pesawat tak berawak Rusia.
Langkah tersebut memicu kemarahan pemerintah Ukraina. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh pemerintah Hungaria yang dianggap pro-Rusia melakukan tindakan ilegal dan menyebut penyitaan itu sebagai “perampokan”.
Ia juga meminta para pemimpin Eropa tidak tinggal diam atas tindakan Budapest.
-
Rusia dan Ukraina Saling Klaim Keberhasilan di Medan Perang
Rusia dan Ukraina kembali saling mengklaim keberhasilan dalam pertempuran di garis depan. Ukraina mengatakan pasukannya berhasil memukul mundur pasukan Rusia di beberapa wilayah.
Menurut Mayor Jenderal Oleksandr Komarenko kepada media RBC-Ukraina, pasukan Ukraina berhasil merebut kembali hampir seluruh kawasan industri Dnipropetrovsk di tenggara negara itu dalam serangan balasan terbaru.
Dalam operasi tersebut, Ukraina mengklaim berhasil mengusir pasukan Rusia dari wilayah seluas lebih dari 400 kilometer persegi.
-
Putin Klaim Rusia Perluas Wilayah yang Dikuasai di Donbas
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pasukan Rusia telah memperluas wilayah yang mereka kuasai di kawasan Donbas di Ukraina timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-45rweireiur98u39.jpg)