Iran Vs Amerika Memanas
Israel dan Hezbollah Saling Serang, Korban di Lebanon Melampaui 600 Orang
Serangan Israel menghantam Beirut usai roket Hezbollah ditembakkan ke Israel utara. Lebih 600 orang tewas dan ratusan ribu warga Lebanon mengungsi
Ringkasan Berita:
- Serangan Israel mengguncang pinggiran selatan Beirut setelah Hezbollah meluncurkan rentetan roket ke Israel utara
- Ledakan besar menerangi langit kota dan memicu kebakaran di sejumlah bangunan
- Otoritas Lebanon melaporkan lebih dari 600 orang tewas dan sekitar 800.000 warga mengungsi. Konflik yang terus meningkat memicu krisis kemanusiaan dan kekhawatiran akan eskalasi perang yang lebih luas
TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT - Serangan Israel menghantam pinggiran selatan Beirut pada Rabu tengah malam.
Ledakan besar menerangi cakrawala kota dengan kilatan merah, sementara sejumlah bangunan di kawasan tersebut dilaporkan terbakar.
Serangan ini terjadi setelah kelompok Hezbollah di Lebanon meluncurkan rentetan roket ke wilayah utara Israel.
Israel meningkatkan ofensif terhadap Hezbollah—kelompok yang didukung Iran—setelah mereka mulai menembaki wilayah Israel pada 2 Maret.
Serangan Hezbollah disebut sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran di awal konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Otoritas Lebanon menyebut serangan Israel telah menewaskan lebih dari 600 orang dan memaksa sekitar 800.000 warga mengungsi.
Baca juga: Ini Dalih Israel Serang Prajurit TNI yang Bertugas di Markas PBB Libanon
Hezbollah mengatakan pihaknya meluncurkan puluhan roket ke Israel utara sebagai bagian dari serangkaian operasi, yang mengindikasikan kemungkinan adanya serangan lanjutan.
Sumber keamanan Lebanon menyebut lebih dari 100 roket diluncurkan.
Seorang pejabat senior pertahanan Israel mengatakan Iran dan Hezbollah meluncurkan serangan rudal bersama, yang disebutnya sebagai aksi terkoordinasi pertama terhadap Israel sejak perang dimulai.
Puluhan ledakan terlihat di langit utara kota Nazareth ketika sistem pertahanan rudal Israel mencegat roket-roket dari Lebanon.
Beberapa roket juga terlihat jatuh menghantam tanah.
Layanan ambulans Israel melaporkan dua orang mengalami luka ringan akibat serangan tersebut.
Serangan balasan Israel ke pinggiran selatan Beirut dimulai hampir segera setelah serangan Hezbollah.
Setidaknya enam ledakan berturut-turut menggema di seluruh kota.
Militer Israel sebelumnya telah berulang kali memerintahkan warga di pinggiran selatan Beirut untuk meninggalkan wilayah tersebut selama sepekan terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/n-ledakan-di-Beirut-Lebanon-pada-2-Maret-2026-dini-hari.jpg)