Iran Vs Amerika Memanas
Komando Pusat AS: Kapal Induk USS Gerald Ford Terbakar
Dua pelaut AS terluka dalam kebakaran tersebut, dan tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal induk USS Gerald Ford.
Komando Pusat AS: Kapal Induk USS Gerald Ford Terbakar
TRIBUNNEWS.COM - Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau Centcom mengatakan kalau kapal induk USS Gerald Ford mengalami kebakaran.
Hanya, Centcom menampik kalau penyebab kebakaran berasal dari tembakan drone atau rudal yang diluncurkan Iran.
Baca juga: Komandan IRGC Iran: Mulai Sekarang, Rudal yang Diluncurkan Berhulu Ledak Tak Kurang dari Satu Ton
Merka menyebut, kebakaran Kapal Induk USS Gerald Ford yang tidak terkait dengan aksi pertempuran apa pun.
Centcom juga menambahkan bahwa kebakaran tersebut telah berhasil dikendalikan.
Dua pelaut AS terluka dalam kebakaran tersebut, dan tidak ada kerusakan pada sistem penggerak kapal induk.
Centcom menambahkan: "Kapal induk USS Ford saat ini beroperasi di Laut Merah untuk mendukung Operasi Epic Fury."
Spesifikasi USS Gerald R Ford
Mengutip dari laman Angkatan Militer AS Airlant, USS Gerald R Ford (CVN-78) merupakan kapal induk kelas Ford dengan bobot mendekati 100.000 ton dan panjang dek penerbangan sekitar 1.092 kaki.
Baca juga: Trump Pilih Teror Rasa Takut Sebagai Motivator Utama dalam Negosiasi dengan Iran
Kapal ini ditenagai dua reaktor nuklir tipe A1B yang mampu menghasilkan daya lebih besar dan efisiensi sekitar 25 persen lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Dengan sistem tenaga tersebut, kapal dapat melaju lebih dari 30 knot serta beroperasi tanpa batasan jarak karena tidak memerlukan pengisian bahan bakar konvensional.
Salah satu teknologi utama yang menjadi keunggulan kapal ini adalah Electromagnetic Aircraft Launch System (EMALS), yaitu sistem peluncur pesawat berbasis elektromagnetik yang menggantikan ketapel uap.
Teknologi ini memungkinkan peluncuran pesawat tempur yang lebih berat, termasuk F-35C, dengan tingkat presisi lebih tinggi serta mengurangi keausan peralatan sehingga meningkatkan efisiensi operasi penerbangan.
Dalam satu waktu, USS Gerald R Ford mampu membawa dan mengoperasikan sekitar 75 hingga 90 pesawat, terdiri dari jet tempur, pesawat peringatan dini, pesawat perang elektronik, helikopter, serta dirancang untuk mendukung penggunaan drone dan sistem tanpa awak di masa depan.
Kapal ini juga dilengkapi radar dan sistem sensor canggih yang mampu mendeteksi ancaman udara maupun laut dari jarak jauh, termasuk target dengan teknologi siluman.
Dari sisi operasional, kapal ini menggunakan sistem otomatisasi tingkat tinggi yang memungkinkan pengurangan jumlah awak hingga sekitar 25 persen.
Total personel yang dibutuhkan berkisar 4.500 orang, lebih sedikit dibanding kapal induk generasi sebelumnya, sehingga membantu menekan biaya operasional jangka panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kapal-Induk-USS-Gerald-R-Ford-melintasi-Selat-Gibraltar.jpg)