Jumat, 24 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Perang Iran Meluas ke Lebanon, Israel Bombardir Basis Hizbullah di Selatan Beirut

Serangan udara Israel menghantam Lebanon selatan dan Beirut saat konflik Iran meluas. Ratusan orang tewas dan ratusan ribu warga mengungsi.

Ringkasan Berita:
  • Serangan udara Israel menghantam sejumlah kota di Lebanon selatan dan wilayah sekitar Beirut.
  • Hizbullah membalas dengan serangan drone dan roket ke pangkalan militer Israel.
  • Konflik regional yang dipicu perang Iran kini meluas ke Lebanon dan menewaskan ratusan orang.

TRIBUNNEWS.COM - Konflik regional di Timur Tengah semakin meluas.

Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah Lebanon selatan dan sekitar Beirut, Kamis (12/3/2026).

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dalam perang yang melibatkan Iran dan sekutunya di kawasan.

Dilansir dari Al Jazeera, serangan udara Israel dilaporkan menghantam sejumlah kota di Lebanon selatan, termasuk Rashaf, Yater, dan wilayah pinggiran Qantara. Serangan lain juga menargetkan Qaaqaait al-Jisr di distrik Nabatieh.

Serangan Israel Hantam Lebanon Selatan

Militer Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan infrastruktur militer milik Hezbollah.

Tentara Israel menyatakan telah menghancurkan lokasi peluncuran roket serta gudang senjata milik kelompok tersebut di Lebanon selatan.

Serangan udara juga terjadi di wilayah Aramoun, sekitar 10 kilometer selatan ibu kota Beirut.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut sedikitnya tiga orang tewas dan seorang anak terluka dalam serangan tersebut.

Sementara itu, dilansir dari Reuters, serangan lain di kawasan tepi laut Ramlet al-Baida di Beirut menewaskan sedikitnya enam orang.

Baca juga: Isu Negara Pengganti Iran di Piala Dunia 2026 versi Eks Orang Dalam MU

Wilayah ini diketahui menjadi tempat perlindungan sementara bagi warga yang mengungsi akibat konflik.

Hizbullah Klaim Serang Pangkalan Israel

Di sisi lain, Hizbullah mengklaim telah melancarkan beberapa serangan balasan terhadap target militer Israel.

Kelompok tersebut menyebut telah menyerang sejumlah pangkalan militer Israel, termasuk pangkalan Beit Lid, Glilot di dekat Tel Aviv, dan pangkalan Atlit di dekat Haifa.

Hizbullah juga mengaku meluncurkan drone dan roket ke arah kota Nahariya di Israel serta menembakkan artileri ke posisi pasukan Israel di Lebanon selatan.

Kelompok itu bahkan menyatakan serangan drone terhadap Pangkalan Komando Operasi Udara Meron berhasil merusak salah satu sistem radar di lokasi tersebut.

Korban Tewas Terus Bertambah

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak awal Maret telah mencapai sedikitnya 634 orang, sementara lebih dari 1.500 orang lainnya mengalami luka-luka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved