Iran Vs Amerika Memanas
Perang Hari ke-18 Iran Vs AS Tewaskan 2.000-an Orang, Jumlah Korban di Pihak AS, Iran, dan Israel
Negara-negara Teluk yang menjadi pangkalan dan personel militer AS, serta Lebanon, dengan cepat terseret ke dalam konflik.
Ringkasan Berita:
- Perang Iran Vs AS-Israel telah menewaskan sedikitnya 1.300 orang di Iran, sedikitnya 880 orang di Lebanon, dan 12 orang di Israel , menurut para pejabat di negara-negara tersebut.
- Setidaknya 13 anggota militer AS telah tewas , termasuk enam orang dalam kecelakaan pesawat di Irak pekan lalu.
- Lebih dari 1 juta orang telah mengungsi di Lebanon — sekitar 20 persen dari populasi negara tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setidaknya 2.000 orang tewas di seluruh Timur Tengah sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026 lalu.
Hari ini, Selasa (17/3/2026) adalah hari ke-18 perang itu berlangsung.
Negara-negara Teluk yang menjadi pangkalan dan personel militer AS, serta Lebanon, dengan cepat terseret ke dalam konflik tersebut.
Berikut adalah jumlah korban tewas yang dilaporkan hingga pagi ini seperti dikutip dari Reuters.
IRAN - Jumlah korban tewas terbaru, yang dilaporkan oleh media pemerintah pada hari ini adalah setidaknya 1.270 orang. Namun duta besar Iran untuk PBB mengatakan pada tanggal 6 Maret bahwa setidaknya 1.332 orang telah tewas sejak perang dimulai. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan setidaknya 200 anak-anak tewas. Belum ada klarifikasi mengenai perbedaan angka tersebut.
Tidak jelas apakah angka-angka tersebut mencakup setidaknya 104 orang yang menurut militer Iran tewas dalam serangan AS terhadap kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka pada 4 Maret.
LEBANON - Setidaknya 886 orang tewas dalam serangan Israel, menurut pihak berwenang Lebanon. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan setidaknya 98 dari korban tewas adalah anak-anak.
IRAK - Setidaknya 30 orang tewas, menurut otoritas kesehatan Irak. Sebagian besar dari mereka adalah anggota Pasukan Mobilisasi Populer Syiah. Seorang awak kapal asing tewas dalam serangan terhadap kapal tanker di dekat pelabuhan Irak, menurut pejabat keamanan pelabuhan.
ISRAEL - Dua belas orang tewas, termasuk sembilan orang, dalam serangan rudal Iran di Beit Shemesh dekat Yerusalem pada 1 Maret, menurut layanan ambulans Israel. Militer Israel mengatakan dua tentaranya tewas di Lebanon selatan.
AMERIKA SERIKAT - Tiga belas anggota militer telah tewas. Enam dipastikan tewas setelah pesawat pengisian bahan bakar militer AS jatuh di Irak, kata militer AS, sementara tujuh lainnya tewas dalam aksi selama operasi melawan Iran.
UNI EMIRAT ARAB - Tujuh orang tewas dalam serangan Iran, termasuk dua tentara, menurut kementerian pertahanan UEA.
KUWAIT - Pihak berwenang melaporkan enam kematian - termasuk dua orang yang tewas dalam serangan Iran, dua petugas kementerian dalam negeri, dan dua tentara.
SURIAH - Empat orang tewas ketika sebuah rudal Iran menghantam sebuah bangunan di kota Sweida, Suriah selatan, pada 28 Februari, menurut kantor berita negara SANA.
OMAN - Dua orang tewas dalam serangan pesawat tak berawak di zona industri di provinsi Sohar, menandai korban jiwa pertama di negara itu, yang telah menjadi tuan rumah pembicaraan mediasi antara AS dan Iran. Satu orang tewas sebelumnya ketika sebuah proyektil menghantam sebuah kapal tanker di lepas pantai Muscat, kata manajer kapal tersebut.
ARAB SAUDI - Dua orang tewas ketika sebuah proyektil jatuh di lokasi pemukiman di kota Al-Kharj, tenggara ibu kota Riyadh.
BAHRAIN - Dua orang tewas dalam dua serangan terpisah yang dilakukan Iran, dengan serangan terbaru mengenai sebuah bangunan tempat tinggal di ibu kota Manama, menurut kementerian dalam negeri.
PRANCIS - Seorang tentara Prancis tewas dan enam lainnya terluka setelah serangan pesawat tak berawak di Irak utara, tempat mereka memberikan pelatihan kontra-terorisme.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/INFOGRAFIS-AS-Israel-vs-Iran-Siapa-yang-Bertahan-Lama_20260307_003042.jpg)