Iran Vs Amerika Memanas
Pangkalan Inggris Tampung C-130 Super Hercules AS dan Pembom B-1, Meski Trump dan Starmer Berselisih
Pangkalan RAF Fairford di Inggris menampung pesawat C-130J Super Hercules dan pembom B-1B Lancer untuk mendukung operasi terhadap Iran.
Ringkasan Berita:
- Pangkalan RAF Fairford di Inggris menampung pesawat C-130J Super Hercules dan pembom B-1B Lancer untuk mendukung operasi terhadap Iran.
- Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berselisih mengenai penggunaan pangkalan Inggris.
- Inggris menegaskan tidak ingin terseret dalam perang ofensif dan lebih fokus pada pertahanan.
TRIBUNNEWS.COM - Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Fairford, yang menjadi titik transit utama pengerahan Satuan Tugas Pengebom Angkatan Udara AS, menampung pesawat C-130J Super Hercules bersama sejumlah pesawat pengebom jarak jauh B-1B Lancer di tengah meningkatnya serangan terhadap target Iran.
Rekaman yang diambil Viory pada Selasa (17/3/2026) menunjukkan pesawat C-130 Hercules milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) bergerak di landasan, serta bom JDAM yang diturunkan dari pesawat oleh personel militer.
Inggris sempat tidak mengizinkan AS menggunakan pangkalan udaranya untuk serangan awal terhadap Iran.
Namun, Inggris kemudian menyetujui penggunaan pangkalannya pada Maret 2026 untuk mendukung operasi terhadap target Iran.
Kedatangan pesawat-pesawat di pangkalan Fairford terjadi setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan bahwa serangan terhadap Iran akan meningkat secara dramatis.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia tengah mengumpulkan koalisi sekitar tujuh sekutu untuk membantu menjaga Selat Hormuz tetap terbuka, meskipun klaim tersebut belum dikonfirmasi.
Ia juga menambahkan bahwa masa depan NATO akan sangat buruk jika bantuan tidak diberikan.
Sebagai tanggapan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz, yang menangani sekitar 20 persen lalu lintas minyak global, tetap terbuka bagi negara-negara sahabat dan non-musuh, tetapi tertutup bagi pihak yang dianggap musuh atau berkolaborasi dengan mereka.
AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta aset AS di kawasan tersebut.
Konflik pun meluas hingga Israel dan Hizbullah saling melancarkan serangan di perbatasan Lebanon.
PM Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump Berselisih soal Iran
Sebelum perang Iran vs Israel-AS pecah pada 18 Februari 2026, hubungan Inggris dan AS cukup kuat.
Baca juga: Ditinggal Sekutu, Trump Meradang: AS Tak Butuh NATO di Krisis Selat Hormuz
Media Inggris The Independent bahkan menggambarkan Starmer sebagai "penasihat Trump" di panggung global.
Tetapi kini keduanya berselisih di tengah meluasnya konflik Iran.
Mengutip TIME, Starmer awalnya menolak memberikan izin kepada militer AS untuk menggunakan pangkalan Diego Garcia guna mengirim rudal pertahanan ke Iran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/g-pesawat-C-130-Super-Hercules-AS-da.jpg)