Iran Vs Amerika Memanas
Rudal dan Drone Iran Gempur Pangkalan AS dan Jantung Tel Aviv
IRGC akan menargetkan asal setiap serangan, dengan serangan yang jauh lebih dahsyat dari sebelumnya.
Ringkasan Berita:
- IRGC mengonfirmasi bahwa fase terbaru ini menargetkan lebih dari 55 lokasi yang diduduki oleh Amerika Serikat dan rezim Israel di seluruh kawasan Timur Tengah
- Operasi kali ini secara spesifik menyasar lima instalasi militer penting Amerika Serikat
- Serangan dilaporkan menggunakan kombinasi sistem rudal balistik jenis Qiam dan Emad, serta kawanan drone serbu
TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan pelaksanaan gelombang ke-70 dari rangkaian serangan balasan bertajuk "Operasi True Promise 4".
Memasuki pekan keempat perang, serangan besar-besaran ini diluncurkan tepat pada malam pertama Idul Fitri, Sabtu (21/3/2026).
Dalam pernyataan resminya, IRGC mengonfirmasi bahwa fase terbaru ini menargetkan lebih dari 55 lokasi yang diduduki oleh Amerika Serikat dan rezim Israel di seluruh kawasan Timur Tengah.
Operasi kali ini secara spesifik menyasar lima instalasi militer penting Amerika Serikat.
Baca juga: AS Kirim 2.200 Pasukan ke Timur Tengah, Ada Spekulasi Perang Darat, Iran Jadi Vietnam Kedua?
Lokasi-lokasi tersebut mencakup pangkalan al-Kharj di Arab Saudi, al-Dhafra di Uni Emirat Arab, Ali al-Salem di Kuwait, Erbil di Kurdistan Irak, hingga Markas Besar Armada Kelima AS di Bahrain.
Serangan dilaporkan menggunakan kombinasi sistem rudal balistik jenis Qiam dan Emad, serta kawanan drone serbu.
IRGC menggambarkan tahap ini sebagai bagian dari strategi besar gradual attrition atau pelemahan bertahap terhadap kekuatan musuh di kawasan.
Selain pangkalan AS, Angkatan Dirgantara IRGC memusatkan serangan pada zona strategis di wilayah pendudukan, termasuk pelabuhan Haifa dan kota Tel Aviv.
Wilayah seperti Hadera, Kiryat Ono, Savion, dan Ben Ami dilaporkan menjadi sasaran rudal Khorramshahr-4 dan sistem rudal hulu ledak ganda Qadr.
IRGC mengklaim dampak ledakan tersebut melampaui estimasi pertahanan musuh.
"Ledakan keras, kobaran api, dan kolom asap terlihat jelas di seluruh area target," tulis pernyataan tersebut seperti dikutip dari Press TV.
Teheran menegaskan, Operasi True Promise 4 adalah respons langsung atas serangan ilegal yang lancarkan Washington dan Tel Aviv terhadap Iran akhir bulan lalu.
Sejak saat itu, posisi militer AS di Qatar, Yordania, hingga gurun Negev terus menjadi sasaran serangan balik berkelanjutan.
IRGC mengeluarkan peringatan keras, bahwa mereka tidak akan ragu untuk meningkatkan skala serangan jika agresi terhadap wilayah Iran berlanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bunga-api-dari-serangan-rudal-Iran-ke-wilayah-Israel.jpg)