Iran Vs Amerika Memanas
Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz, Kapal Jepang Diizinkan Melintas
Teheran mulai menerapkan kebijakan selektif di Selat Hormuz dengan memberi akses aman bagi negara non-musuh, termasuk Jepang.
Yang berlayar di sepanjang garis pantai daripada melalui jalur navigasi internasional standar.
Perusahaan pelayaran dilaporkan telah berkomunikasi dengan pejabat Iran melalui saluran tidak langsung, termasuk melalui anggota diaspora Iran.
Demikian pula menurut analisis Financial Times mengatakan Iran hanya membuka kapal-kapal yang diistimewakan.
Manuver ini menandakan pergeseran dalam pengelolaan lalu lintas maritim di salah satu titik rawan energi paling penting di dunia.
Kapal-kapal tersebut mencakup campuran kapal tanker minyak dan kapal pengangkut barang curah dari India, Pakistan, dan Yunani, bersama dengan armada minyak Iran sendiri.
Sebagian besar kapal ini sebelumnya telah berlabuh di pelabuhan Iran, menunjukkan bahwa hubungan komersial sebelumnya mungkin memengaruhi keputusan untuk berlayar.
Data perkapalan menunjukkan bahwa kapal-kapal lain mungkin telah menempuh rute serupa tanpa mengaktifkan sistem pelacakan mereka.
Sehingga pergerakan mereka menjadi lebih sulit untuk dikonfirmasi dan menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi di salah satu koridor maritim tersibuk di dunia.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka.
Menurutnya Selat Hormuz hanya tertutup bagi musuh yang melakukan agresi pengecut terhadap Iran.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENUTUPAN-SELAT-HORMUZ.jpg)