Senin, 1 Juni 2026

Peristiwa Bersejarah, Vatican News Gunakan Bahasa Indonesia

Vatican News gunakan Bahasa Indonesia, masyarakat Indonesia akan dengar langsung pesan dari Paus dan berita dari Vatikan dalam bahasa Indonesi.

Tayang:
HO/IST/Takhta Suci Vatikan
BAHASA INDONESIA DI VATICAN NEWS - Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi di Vatican News. Kerja sama ditandatangani oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (kedua dari kiri), dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci Vatikan Dr Paolo Ruffini (tengah) di Vatikan, Rabu (25/3/2026). Turut hadir Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono (keempat dari kanan). 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, Vatican News gunakan Bahasa Indonesia.
  • Kini masyarakat Indonesia akan mendengar langsung pesan dari Paus dan berita dari Vatikan dalam bahasa ibunya yaitu Bahasa Indonesia.
  • Momentum ini terjadi setelah proses diplomasi panjang sejak 2024

 

TRIBUNNEWS.COM, VATIKAN - Setelah melalui proses diplomasi panjang sejak 2024, Indonesia kini menjadi negara pertama dari kawasan Asia Tenggara yang menjadikan bahasa nasionalnya sebagai bahasa resmi di Vatican News.

“Momentum ini merupakan peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi umat Katolik di Indonesia” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Vatikan, Michael Trias Kuncahyono dalam acara inagurasi kerja sama penggunaan bahasa Indonesia dalam Vatican News, 25 Maret 2026 di Vatikan.

Kerja sama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo atau Didik, dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci, Dr. Paolo Ruffini, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi ke - 57 yang digunakan di Vatican News.

Mgr. Didik yang juga Uskup Keuskupan Surabaya ini menyampaikan harapan agar kerja sama antara KWI dan Dikasteri Komunikasi menjadi saluran berkat yang membawa kabar sukacita bagi seluruh umat dan warga bangsa Indonesia. 

"Dengan kerja sama ini, kini masyarakat Indonesia akan mendengar langsung pesan dari Paus dan berita dari Vatikan dalam bahasa ibunya yaitu Bahasa Indonesia," kata Mgr. Didik.

Baca juga: Perangko Indonesia-Takhta Suci Vatikan Diluncurkan Ada Gambar Garuda dan Takhta Suci 

 

Portal Berita

Vatican news merupakan portal berita resmi Takhta Suci yang menyediakan informasi mengenai aktivitas Paus, Takhta Suci, gereja - gereja partikular, serta memberikan ruang bagi berita dunia.

Bersama dengan Radio Vatikan, L’Osservatore Romano (surat kabar harian Vatican), dan Vatican Media, portal ini berkomunikasi dan berinteraksi melalui audio, video, teks, dan gambar pada platform multibahasa, multibudaya, multi saluran, multimedia, dan multi perangkat.

Sementara itu, Paolo Ruffini berharap agar dengan digunakannya Bahasa Indonesia di Vatican News akan membawa berita dari Vatikan dalam konteks Indonesia, yang mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat Indonesia. 

Ruffini menegaskan bahwa sambutan hangat dan antusiasme yang besar dari masyarakat Indonesia saat kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia tahun 2024 menjadi semangat bagi mereka untuk mewujudkan kerjasama ini.

 

Wujud Nyata

Kata Ruffini, kerja sama ini merupakan sebuah wujud nyata dari hubungan diplomatik Indonesia dan Takhta Suci yang telah berjalan selama 75 tahun pada 2025. 

Sejarah mencatat bahwa Takhta Suci merupakan negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947, dengan mengirimkan delegasi Apostolik yang memberikan dukungan bagi kaum muda di Indonesia.

"Impian kami adalah menciptakan platform di mana komunitas Katolik di seluruh dunia terhubung sepenuhnya, memungkinkan mereka untuk berbagi tidak hanya teks, gambar, dan audio secara real-time, tetapi juga pengalaman hidup Gereja, di mana pun mereka berada.” ungkap Ruffini. 

Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi di Vatican News 1
BAHASA INDONESIA DI VATICAN NEWS - Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi di Vatican News. Kerja sama ditandatangani oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (kedua dari kiri), dan Prefek Dikasteri Komunikasi Takhta Suci Vatikan Dr Paolo Ruffini (tengah) di Vatikan, Rabu (25/3/2026). Turut hadir Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono (keempat dari kanan).
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved