Selasa, 14 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Yaroslavl, Kebakaran Hebat Guncang Dekat Moskow

Militer Ukraina melancarkan serangan drone ke kilang minyak utama Rusia di Yaroslavl pada Sabtu (28/3/2026), picu kebakaran hebat.

|

Ringkasan Berita:
  • Ukraina menyerang kilang minyak utama Rusia di Yaroslavl menggunakan drone hingga memicu kebakaran.
  • Serangan ini merupakan bagian dari strategi Kyiv menargetkan infrastruktur energi yang menjadi sumber pendapatan Kremlin.
  • Di tengah eskalasi perang, Ukraina meningkatkan serangan untuk melemahkan kemampuan militer dan ekonomi Rusia.

 

TRIBUNNEWS.COM - Militer Ukraina melancarkan serangan drone ke kilang minyak utama Rusia di Yaroslavl pada Sabtu (28/3/2026).

Serangan itu memicu kebakaran di fasilitas yang disebut krusial bagi logistik militer Rusia.

Mengutip laporan The Guardian, Staf Umum Ukraina menyatakan operasi dilakukan pada malam hari.

Kilang yang disasar merupakan bagian penting dalam rantai pasokan energi bagi pasukan Rusia.

Sementara itu, The Kyiv Independent melaporkan drone menghantam kilang Slavneft-YANOS di Yaroslavl.

Fasilitas tersebut termasuk lima kilang terbesar di Rusia dengan kapasitas produksi lebih dari 15 juta ton per tahun.

Lokasinya berada sekitar 700 kilometer dari perbatasan Ukraina dan 230 kilometer dari Moskow.

Respons Rusia

Gubernur Yaroslavl, Mikhail Yevrayev, sebelumnya mengonfirmasi adanya ancaman serangan drone di wilayah tersebut.

Ia menyebut sejumlah bangunan sipil dan fasilitas komersial mengalami kerusakan akibat insiden itu.

Baca juga: Eskalasi Perang Dorong Ukraina Cari Dukungan Timur Tengah dan Perkuat Sistem Pertahanan

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 155 drone Ukraina di 16 wilayah.

Namun, Moskow tidak merinci apakah ada drone yang berhasil mencapai targetnya.

Strategi Serang Infrastruktur Energi

Mengutip CNN, Ukraina dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia.

Langkah ini bertujuan melemahkan kemampuan perang Moskow dengan menargetkan sumber pendapatan utamanya.

Dalam sepekan terakhir, sejumlah fasilitas minyak Rusia dilaporkan menjadi sasaran serangan berturut-turut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved