Iran Vs Amerika Memanas
Perang Iran Hari ke-30 Kian Tak Terkendali, Timur Tengah di Ambang Konflik Besar
Perang Iran memasuki hari ke-30, serangan meluas lintas kawasan, diplomasi digenjot, dan risiko konflik besar kian meningkat.
Ringkasan Berita:
- Perang Iran memasuki hari ke-30 dengan eskalasi yang meluas ke berbagai kawasan Timur Tengah.
- Serangan dan balasan terjadi di Iran, Israel, Teluk, hingga Gaza dan Irak, meningkatkan risiko konflik regional.
- Upaya diplomatik terus dilakukan, namun ketegangan dan ancaman krisis global masih tinggi.
TRIBUNNEWS.COM - Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel memasuki hari ke-30 dengan eskalasi yang kian meluas di berbagai kawasan Timur Tengah.
Serangan tidak hanya terjadi di dalam wilayah Iran, tetapi juga merembet ke negara-negara Teluk, Irak, hingga Gaza, memicu kekhawatiran akan konflik regional yang lebih besar.
Mengutip Al Jazeera, upaya diplomatik mulai digencarkan untuk meredakan ketegangan, termasuk pertemuan menteri luar negeri Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi di Islamabad guna mencari jalan keluar dari konflik.
Serangan Meluas di Iran
Di dalam negeri, Iran terus menjadi sasaran serangan udara. Ledakan dilaporkan mengguncang Teheran dan wilayah sekitarnya, menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di kawasan permukiman.
Serangan juga menargetkan infrastruktur sipil, termasuk fasilitas air dan wilayah industri di beberapa provinsi.
Selain itu, Teheran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik serangan terhadap sejumlah target strategis, termasuk dugaan serangan terhadap kediaman pejabat di wilayah Kurdi Irak.
Baca juga: Serangan AS-Israel Picu Iran Pertimbangkan Keluar dari NPT dan Kembangkan Senjata Nuklir
Iran Lakukan Serangan Balasan
Di sisi lain, Iran meningkatkan serangan balasan ke target Israel.
Menurut laporan media pemerintah Iran, pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menggunakan rudal dan drone untuk menyerang fasilitas militer dan industri yang terkait dengan Israel dan Amerika Serikat.
Militer Iran juga mengklaim telah menargetkan pusat radar dan fasilitas bahan bakar di wilayah Israel, termasuk di sekitar Haifa dan Bandara Ben Gurion.
Eskalasi di Kawasan Teluk
Ketegangan juga meluas ke kawasan Teluk.
Arab Saudi dilaporkan mencegat sejumlah drone, sementara Uni Emirat Arab dan Kuwait meningkatkan sistem pertahanan udara mereka untuk menghadapi potensi serangan.
Serangan terhadap fasilitas industri di Abu Dhabi dan Bahrain turut dilaporkan, menyebabkan kerusakan dan korban luka.
Konflik Merembet ke Gaza dan Irak
Eskalasi konflik juga terlihat di wilayah lain.
Mengutip laporan Al Jazeera, serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya enam warga Palestina setelah menyasar pos polisi di Khan Younis.