Jumat, 1 Mei 2026

Nestle Benarkan Kabar 12 Ton Coklat KitKat Raib Dimaling dalam Perjalanan Italia ke Polandia

Pihak Nestlé mencemaskan kemungkinan cokelat-cokelat KitKat yang dicuri tersebut akan masuk ke kanal penjualan tidak resmi

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan
instagram/kitkat
PERNYATAAN NESTLE KITKAT - Tangkap layar unggahan akun resmi Kitkat di Instagram terkait insiden pencurian 12 Ton Cokelat Kitkat pada Senin (30/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 413.793 batang atau sekitar 12 ton cokelat KitKat dilaporkan hilang misterius dalam perjalanan pengiriman dari lokasi produksi di Italia menuju Polandia
  • Pihak Nestlé mengonfirmasi bahwa hingga Senin (30/3/2026), baik kendaraan pengangkut maupun seluruh muatan masih belum diketahui keberadaannya
  • Untuk mengantisipasi penjualan di pasar gelap, Nestlé mengimbau konsumen dan peritel memindai kode batch unik pada kemasan guna mengidentifikasi produk yang berasal dari kiriman curian tersebut

 

TRIBUNNEWS.COM – Raksasa makanan asal Swiss, Nestlé, tengah menjadi sorotan media Eropa pada akhir Maret 2026 setelah melaporkan insiden pencurian besar-besaran yang menimpa produk cokelat ikonik mereka, KitKat.

Sebanyak 12 ton atau setara dengan 413.793 batang KitKat dilaporkan hilang misterius setelah meninggalkan fasilitas produksi di Italia awal pekan ini.

Muatan tersebut sedianya dikirim menuju Polandia untuk didistribusikan ke berbagai pasar di seluruh Eropa.

Dikutip dari pernyataan resmi Nestlé, truk pengangkut beserta seluruh muatannya raib di tengah perjalanan.

Hingga Senin (30/3/2026), baik kendaraan pengangkut maupun isi muatannya belum berhasil ditemukan.

“Kendaraan beserta muatannya hingga kini masih belum ditemukan,” tulis pernyataan resmi perusahaan yang berbasis di Vevey, Swiss tersebut.

Potensi Masuk Pasar Gelap

Nestlé mengkhawatirkan ratusan ribu cokelat curian tersebut berpotensi masuk ke jalur penjualan tidak resmi atau pasar gelap di berbagai negara Eropa.

Namun, perusahaan menegaskan bahwa seluruh produk yang hilang dapat dilacak dengan mudah.

Setiap batang KitKat memiliki kode batch unik pada kemasannya.

Konsumen, pengecer, maupun pedagang grosir dapat memindai kode tersebut untuk memverifikasi status produk.

Baca juga: Sosok Pelaku Pencurian di Rumah Quran Bekasi, Beraksi saat Santriwati Buka Bersama

Jika terdeteksi sebagai barang hilang, sistem akan memberikan petunjuk jelas mengenai cara melaporkan temuan tersebut kepada Nestlé, yang kemudian akan meneruskan informasi kepada pihak berwenang.

Dalam pernyataan terpisah, pihak KitKat memberikan tanggapan yang cukup unik namun tegas terkait insiden ini:

“Meskipun kami menghargai selera luar biasa para pelaku kejahatan ini, faktanya pencurian muatan tetap menjadi masalah yang terus meningkat bagi bisnis dalam segala skala."

Nestlé menjelaskan bahwa keputusan untuk mempublikasikan kasus ini secara terbuka adalah bagian dari upaya meningkatkan kesadaran industri terhadap tren kejahatan logistik yang semakin canggih.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved