Sabtu, 18 April 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Proyek Rahasia Trump di Gedung Putih, Kompleks Militer Dibangun di Bawah Ruang Dansa

Trump ungkap proyek rahasia di Gedung Putih yang tersembunyi di bawah ruang dansa. Minim transparansi, publik khawatir tujuan dan dampaknya.

Ringkasan Berita:
  • Donald Trump menyebut ada kompleks militer bawah tanah di Gedung Putih, tersembunyi di bawah ruang dansa yang berfungsi ganda sebagai penutup fasilitas strategis.
  • Pembangunan disebut terbesar dalam lebih dari satu abad, dengan anggaran melonjak dari USD 200 juta menjadi USD 400 juta dan didanai pihak swasta.
  • Kurangnya penjelasan resmi memunculkan dugaan fasilitas ini sebagai bunker atau pusat komando darurat, sekaligus memicu kekhawatiran soal transparansi dan keamanan nasional.

TRIBUNNEWS.COM - Pernyataan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengungkap adanya pembangunan kompleks militer di bawah proyek ruang dansa baru di Gedung Putih.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Trump saat berbicara kepada wartawan di dalam Air Force One pada Minggu (29/3/2026).

Dalam penjelasan yang dikutip dari AFP, Trump menyebut bahwa ruang dansa yang tengah dibangun tidak hanya difungsikan sebagai lokasi resepsi kenegaraan atau acara resmi.

Tetapi juga memiliki peran strategis sebagai “penutup” dari fasilitas yang berada di bawahnya.

Secara garis besar, proyek ini melibatkan pembangunan sebuah kompleks bawah tanah yang disebut berkaitan dengan kepentingan militer Amerika Serikat

Ruang dansa yang dibangun di atasnya disebut berfungsi ganda, yakni sebagai fasilitas resmi kenegaraan sekaligus “penutup” dari infrastruktur yang berada di bawahnya.

Pembangunan ini disebut sebagai salah satu proyek paling ambisius di Gedung Putih dalam lebih dari satu abad.

Bahkan, anggaran proyek yang awalnya diperkirakan sekitar 200 juta dolar AS kini melonjak hingga mencapai 400 juta dolar AS, dengan pendanaan yang berasal dari pihak swasta.

Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan rinci mengenai tujuan operasional maupun spesifikasi teknis dari kompleks tersebut.

Selain pembangunan kompleks di Gedung Putih, Trump juga diketahui memiliki sejumlah proyek ambisius lainnya di ibu kota AS. 

Di antaranya adalah rencana pembangunan monumen besar yang terinspirasi dari Arc de Triomphe di Paris, serta penggantian nama pusat seni pertunjukan ikonik menjadi “Trump-Kennedy Center”.

Langkah-langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya Trump meninggalkan warisan politik dan simbolik di Washington.

Minim Transparansi, Picu Pertanyaan Publik

Akan tetapi pembangunan proyek bawah tanah di Gedung Putih memicu berbagai pertanyaan publik, terutama karena minimnya informasi resmi yang disampaikan pemerintah.

Pernyataan Presiden Donald Trump mengenai adanya “kompleks besar” di bawah ruang dansa justru memperkuat rasa penasaran sekaligus kekhawatiran, mengingat tidak ada penjelasan detail terkait fungsi maupun tujuan strategis fasilitas tersebut.

Ketiadaan transparansi ini membuka ruang spekulasi di kalangan analis dan pengamat keamanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved