Iran Vs Amerika Memanas
Harga Bensin AS Tembus Rp 67.000 per Galon, Tertinggi Sejak 2022 Akibat Konflik Timur Tengah
Lonjakan harga minyak global akibat ketegangan di Timur Tengah mendorong harga bensin di Amerika Serikat
Ringkasan Berita:
- Harga bensin AS tembus $4,02 per galon, tertinggi sejak Agustus 2022.
- Lonjakan dipicu konflik Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak global.
- Harga solar ikut melonjak tajam, naik 45 persen dalam sebulan menjadi $5,45 per galon.
TRIBUNNEWS.COM - Harga rata-rata bensin di Amerika Serikat (AS) kembali melampaui $4 per galon pada Selasa (31/4/2026).
Tepatnya mencapai sekitar $4,02 per galon, menurut data dari American Automobile Association (AAA).
Angka ini naik dari $3,99 per galon sehari sebelumnya dan menjadi yang pertama sejak Agustus 2022 menembus ambang tersebut.
Kenaikan ini terjadi di tengah lonjakan harga minyak global yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah.
Diketahui dalam sepekan terakhir, harga bensin naik sekitar 1 persen, sementara dalam sebulan melonjak hampir 35 persen.
Secara tahunan, harga juga meningkat sekitar 27 persen, mengutip Anadolu Agency, Selasa (31/3/2026).
Baca juga: Iran Pastikan Kapal Malaysia Bisa Melintas Gratis di Selat Hormuz
Harga bensin bervariasi di berbagai negara bagian, dengan California mencatatkan harga tertinggi mendekati $5,89 per galon.
dKemudian diikuti Hawaii ($5,45), Washington ($5,35), serta Oregon dan Nevada (masing-masing $4,93).
Secara keseluruhan, terdapat 12 negara bagian dan Washington DC yang mencatat harga rata-rata di atas $4 per galon.
Selain bensin, harga solar juga mengalami kenaikan signifikan.
Rata-rata harga solar di AS kini mencapai $5,45 per galon, melonjak 45 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Lonjakan harga ini dipicu oleh gangguan rantai pasokan dan pengurangan produksi minyak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sebagai catatan, harga bensin di AS terakhir kali mencetak rekor tertinggi sekitar $5,02 per galon pada Juni 2022.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENUTUPAN-SELAT-HORMUZ.jpg)