Iran Vs Amerika Memanas
Beberapa Menit Setelah Pidato Donald Trump, Rudal Iran Mencapai Israel
balasan Iran datang secara cepat selang beberapa menit setelah pidato Presiden AS, Donald Trump yang mengklaim kemampuan militer Iran lumpuh.
Beberapa Menit Setelah Pidato Donald Trump, Rudal Iran Mencapai Israel
TRIBUNNEWS.COM - Hanya beberapa menit setelah pidato Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang mengumumkan penghancuran kemampuan Iran dan "berakhirnya program rudal Iran," balasan Iran datang secara cepat ketika televisi pemerintah mengumumkan bahwa rudal Iran telah mencapai pelabuhan Haifa, Kamis (2/4/2026).
Surat kabar Israel, Israel Hayom melaporkan, militer Israel mencegat rudal Iran yang diluncurkan ke arah utara negara itu segera setelah pidato Trump mengenai perang yang sedang berlangsung dengan Iran.
Baca juga: Trump Klaim Iran Minta Gencatan Senjata, Profesor China Prediksi Amerika Kalah Perang
Sementara itu, Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel mengkonfirmasi bahwa sirene berbunyi di Yiron di Galilea Atas setelah peluncuran rudal terdeteksi.
"Tentara Israel mengumumkan pada Kamis pagi bahwa pertahanan udaranya telah mencegat tiga rentetan rudal yang diluncurkan oleh Iran dalam beberapa jam," tulis laporan media Israel.
Militer Israel juga menyatakan kalau serangan tersebut mengakibatkan luka ringan pada empat orang dan kerusakan pada beberapa lokasi di wilayah Tel Aviv.
Media Israel menjelaskan, kerusakan tersebut disebabkan oleh amunisi tandan yang meledak di udara dan menyebarkan bom-bom kecil.
"Petugas kepolisian dipanggil ke sembilan lokasi yang terdampak," menurut laporan media Israel.
Respons Iran atas Syarat Tak Masuk Akal AS
Sebelum pidato Trump, media Iran mengumumkan pada Kamis peluncuran gelombang rudal baru menuju wilayah pendudukan.
Peluncuran rudal ini menjadi sebuah langkah yang digambarkan oleh media lokal Iran sebagai tanggapan terhadap "tuntutan ekstrem dan tidak logis" yang diajukan oleh pihak Amerika untuk mengakhiri operasi militer.
Layanan ambulans Israel melaporkan kalau mereka menangani 11 lokasi di wilayah Tel Aviv Raya dalam beberapa jam terakhir di mana serpihan peluru berjatuhan setelah serangan rudal Iran.
Mereka mengkonfirmasi bahwa jumlah korban luka di Bnei Brak telah meningkat menjadi 3, satu di antaranya serius.
Trump berbicara dalam pidato yang disiarkan televisi kepada rakyat Amerika dari Gedung Putih pada Kamis pagi, menegaskan bahwa Amerika Serikat melanjutkan operasi militernya terhadap Iran.
Pada pidato itu, Trump menekankan kelanjutan "Operasi Epic Wrath" hingga semua tujuan Amerika tercapai, pada saat ia menganggap bahwa tujuan strategis perang hampir tercapai.
Trump menjelaskan bahwa selama empat minggu terakhir, pasukan Amerika telah meraih "kemenangan cepat dan menentukan" di medan perang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rudal-Iran-di-Tel-Aviv-Israel.jpg)