Rabu, 29 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.504, Zelenskyy Ajukan Gencatan Energi ke Rusia

Melalui AS, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengajukan gencatan senjata energi ke Rusia guna menghentikan serangan terhadap fasilitas energi.

Tayang:
Website Presiden Ukraina
PRESIDEN UKRAINA ZELENSKYY - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Senin (9/2/2026), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat menganugerahkan status nasional kepada Universitas Negeri “Institut Penerbangan Kyiv” dan bertemu dengan para mahasiswa dan fakultasnya, Kamis (6/2/2026). Pada 6 April 2026, melalui AS, Zelenskyy mengajukan gencatan senjata energi ke Rusia guna menghentikan serangan terhadap fasilitas energi. 

Puncaknya terjadi ketika Presiden Vladimir Putin memerintahkan operasi militer pada 2022.

Rusia menyebut langkah ini untuk melindungi warga berbahasa Rusia dan menahan perluasan NATO, tetapi tindakan tersebut menuai kecaman global. 

Negara-negara Barat kemudian menjatuhkan sanksi dan memberikan bantuan militer serta keuangan kepada Ukraina.

Hingga kini, perang masih berlangsung dan berdampak luas pada ekonomi serta stabilitas dunia.

Upaya perdamaian terus dilakukan, termasuk oleh Amerika Serikat, namun menghadapi hambatan, terutama karena perhatian global juga terbagi oleh konflik lain seperti ketegangan dengan Iran.

Di tengah perang Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung, berikut ini perkembangan yang dirangkum dari berbagai sumber:

  • Kremlin Bantah Mandeknya Perundingan dengan AS

Negosiasi trilateral mengenai penyelesaian masalah Ukraina saat ini ditangguhkan, tetapi Rusia terus bertukar informasi dengan Amerika Serikat, menurut sekretaris pers kepresidenan Rusia Dmitry Peskov.

"Mengenai proses negosiasi, ya, saat ini sedang ditangguhkan. Amerika memiliki banyak hal lain yang harus dilakukan, dan jelas apa saja itu. Sulit untuk bertemu dalam format trilateral saat ini karena hal tersebut," kata Peskov kepada wartawan pada hari Senin (6/4/2026).

"Pada saat yang sama, Ukraina terus melakukan pembicaraan dengan Amerika. Kami juga terus bertukar informasi dengan Amerika melalui saluran yang kami miliki," katanya.

Ia ditanya apakah kunjungan Utusan Khusus Presiden AS Steve Witkoff dan pengusaha Amerika sekaligus menantu Donald Trump, Jared Kushner, ke Kyiv dapat menghidupkan kembali proses negosiasi.

Peskov juga ditanya apakah Kremlin mengetahui persiapan untuk perjalanan semacam itu setelah Paskah.

"Kita tidak tahu pasti apakah kunjungan itu (jika) sedang direncanakan. Kami telah mendengar pernyataan dari perwakilan rezim Kyiv bahwa masalah seperti itu mungkin ada dalam agenda, saya merujuk pada kunjungan Whitkoff dan Kushner," kata Peskov, seperti diberitakan Interfax.

Presiden Ukraina telah memperbarui tawarannya kepada Rusia untuk gencatan senjata bersama terkait serangan terhadap infrastruktur energi.

“Jika Rusia siap untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi kami, kami akan membalasnya,” kata Zelenskyy, Senin. 

“Usulan ini telah disampaikan kepada pihak Rusia melalui Amerika," lanjutnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved