Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Memanas! Rusia-Ukraina Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata Paskah
Rusia vs Ukraina memenas! Militer Ukraina melaporkan 469 pelanggaran gencatan senjata oleh Rusia hingga Sabtu (11/4/2026) malam.
Data tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi di media sosial.
Rinciannya mencakup 22 serangan darat dan 153 serangan artileri.
Selain itu, tercatat 19 serangan drone dan 275 serangan drone FPV.
Ukraina juga menyebut Rusia melancarkan 57 serangan udara.
Sebanyak 182 bom berpemandu dijatuhkan ke berbagai wilayah.
Rusia juga diklaim mengerahkan 3.928 drone dan melakukan 2.454 serangan artileri.
Serangan disebut menyasar wilayah berpenduduk dan posisi pasukan Ukraina.
Rusia Tuduh Ukraina Serang SPBU di Kursk saat Gencatan Senjata
Gubernur Kursk, Alexander Khinshtein, menuduh Ukraina melanggar gencatan senjata.
Ia mengatakan sebuah SPBU di kota Lgov diserang drone.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.508, AS Pertimbangkan Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia
Serangan itu melukai tiga orang, termasuk seorang bayi.
Rusia-Ukraina Tukar 175 Tawanan Perang di Tengah Ketegangan
Di tengah eskalasi, Rusia dan Ukraina tetap melakukan pertukaran tawanan perang.
Kedua pihak masing-masing membebaskan 175 orang pada Sabtu (11/4/2026).
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan 175 prajurit dan tujuh warga sipil telah dipulangkan.
Pejabat intelijen Andrii Yusov menyebut sebagian besar telah ditahan sejak 2022.
Ia menyebut pembebasan ini sebagai pencapaian signifikan.