Senin, 20 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Selain Selat Hormuz, Ini 9 Selat Penting di Dunia Jalur Perdagangan Strategis, Ada di Indonesia

Selat Hormuz jadi perbincangan global saat perang Iran melawan AS-Israel sejak 27 Februari 2026 lalu.

Penulis: Hasanudin Aco
HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
BLOKADE SELAT HORMUZ - Lalulintas kapal di Selat Hormuz sebelum blokade militer oleh Iran dampak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran. Selat ini menjadi jalur vital bagi lalulintas kapal pengangkut minyak dari produsen-produsen minyak dunia yang berada di kawasan Timur Tengah. 

Selain Selat Hormuz, Ini 9 Selat Penting di Dunia Jalur Perdagangan Strategis, Ada di Indonesia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Selat Hormuz jadi perbincangan global saat perang Iran melawan AS-Israel sejak 27 Februari 2026 lalu.

Selat Hormuz, jalur air antara Teluk Persia dan Teluk Oman, di bawah penguasaan Iran bukan merupakan perairan biasa.

Selat  itu adalah urat nadi energi dunia.

Sejak ditutup Iran, harga minyak dunia melonjak karena jalur lalu lintas kapal pengangkut minyak dunia banyak lewat di tempat ini.

Pasokan minyak dunia berkurang karena banyak kapal tanker pengangkut minyak tak bisa lewat Selat Hormuz.

Selat merupakan perairan sempit yang menghubungkan dua badan air yang lebih besar, seperti laut atau samudra, dan biasanya terletak di antara dua daratan.

Selain Selat Hormuz berikut 9 selat terbesar di dunia versi Marine Insight yang memiliki pengaruh perdagangan maritim yang kuat.

1. Selat Malaka

Selat Malaka memiliki panjang 800 km dan lebarnya 65-250 km membentang dari Semenanjung Malaya hingga Sumatra, Indonesia.

Selat ini merupakan jalur air penting yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Samudra Pasifik.

Dari sudut pandang strategis, Selat Malaka sangat penting karena menghubungkan ekonomi Asia dengan seluruh dunia.

Menurut laporan, jalur perairan ini menangani sekitar 60 persen transportasi laut global.

Peta yang menunjukkan Selat Malaka
Peta yang menunjukkan Selat Malaka (U.S. Energy Information Administration)

Selat ini merupakan bagian dari Jalur Sutra maritim, dan lebih dari 100.000 kapal melewatinya setiap tahun.

Kapal-kapal tersebut membawa 25 persen barang yang diperdagangkan secara global, seperti minyak, batu bara, minyak sawit, kopi Indonesia, dan barang-barang buatan China lainnya.

2. Selat Magellan

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved