Iran Vs Amerika Memanas
Selain Selat Hormuz, Ini 9 Selat Penting di Dunia Jalur Perdagangan Strategis, Ada di Indonesia
Selat Hormuz jadi perbincangan global saat perang Iran melawan AS-Israel sejak 27 Februari 2026 lalu.
Selain Selat Hormuz, Ini 9 Selat Penting di Dunia Jalur Perdagangan Strategis, Ada di Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selat Hormuz jadi perbincangan global saat perang Iran melawan AS-Israel sejak 27 Februari 2026 lalu.
Selat Hormuz, jalur air antara Teluk Persia dan Teluk Oman, di bawah penguasaan Iran bukan merupakan perairan biasa.
Selat itu adalah urat nadi energi dunia.
Sejak ditutup Iran, harga minyak dunia melonjak karena jalur lalu lintas kapal pengangkut minyak dunia banyak lewat di tempat ini.
Pasokan minyak dunia berkurang karena banyak kapal tanker pengangkut minyak tak bisa lewat Selat Hormuz.
Selat merupakan perairan sempit yang menghubungkan dua badan air yang lebih besar, seperti laut atau samudra, dan biasanya terletak di antara dua daratan.
Selain Selat Hormuz berikut 9 selat terbesar di dunia versi Marine Insight yang memiliki pengaruh perdagangan maritim yang kuat.
1. Selat Malaka
Selat Malaka memiliki panjang 800 km dan lebarnya 65-250 km membentang dari Semenanjung Malaya hingga Sumatra, Indonesia.
Selat ini merupakan jalur air penting yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Samudra Pasifik.
Dari sudut pandang strategis, Selat Malaka sangat penting karena menghubungkan ekonomi Asia dengan seluruh dunia.
Menurut laporan, jalur perairan ini menangani sekitar 60 persen transportasi laut global.
Selat ini merupakan bagian dari Jalur Sutra maritim, dan lebih dari 100.000 kapal melewatinya setiap tahun.
Kapal-kapal tersebut membawa 25 persen barang yang diperdagangkan secara global, seperti minyak, batu bara, minyak sawit, kopi Indonesia, dan barang-barang buatan China lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Lalulintas-kapal-di-Selat-Hormuz.jpg)