Iran Vs Amerika Memanas
Paus Leo Sebut Pemimpin Dunia Bertindak bak Tiran, Respons Pernyataan Kontroversial Trump
Paus Leo kecam pemimpin dunia bak “tiran” dan sindir perang, respons pernyataan Trump di tengah konflik global.
Pernyataan Paus tidak terlepas dari konteks konflik global yang semakin meluas.
Perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran telah berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah dan memicu gangguan jalur energi global.
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran sebelumnya telah mendorong lonjakan harga minyak dan meningkatkan ketidakpastian ekonomi dunia.
Baca juga: Trump Kritik Paus Leo XIV Lagi, Tuduh Iran Bunuh 42 Ribu Demonstran, Ogah Teheran Punya Bom Nuklir
Paus mengkritik bagaimana miliaran dolar dihabiskan untuk perang, sementara kebutuhan dasar seperti pendidikan dan pemulihan justru diabaikan.
Sorotan pada Konflik Terabaikan di Kamerun
Di Kamerun, Paus juga menyoroti konflik separatis di wilayah berbahasa Inggris yang kerap luput dari perhatian dunia.
Konflik sejak 2017 itu telah menewaskan lebih dari 6.000 orang dan memaksa lebih dari 600.000 warga mengungsi.
Ia memimpin pertemuan lintas agama yang melibatkan tokoh adat dan pemimpin gereja untuk mendorong rekonsiliasi.
Kelompok separatis bahkan mengumumkan jeda pertempuran sementara untuk memungkinkan kunjungan Paus berlangsung aman.
Namun, perundingan damai hingga kini masih mengalami kebuntuan, dengan kedua pihak saling menuduh tidak bertindak dengan itikad baik.
Seruan Keras untuk Perubahan Global
Menutup pesannya, Paus menegaskan dunia sedang berada di titik kritis.
Ia menyebut eksploitasi sumber daya yang berujung pada konflik sebagai “dunia yang terbalik” yang harus ditolak.
Paus juga menegaskan dirinya bukan politisi, tetapi akan terus bersuara menentang perang dan mendorong dialog global.
Seruan ini menegaskan posisi Vatikan sebagai salah satu suara moral yang semakin vokal di tengah eskalasi konflik internasional.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)