Kamis, 30 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Gencatan Senjata Dimulai, Beirut Bergemuruh Tembakan Perayaan dan Arus Kepulangan Warga

Beirut bergemuruh! Warga Lebanon rayakan gencatan senjata dengan tembakan ke udara, pengungsi mulai kembali ke rumah mereka.

Tayang:

AFP melaporkan bahwa tembakan masih terdengar di pinggiran selatan Beirut saat gencatan senjata mulai berlaku, berdasarkan laporan jurnalis di lokasi dan rekaman AFPTV.

Respons PBB dan Sejumlah Negara

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyambut pengumuman gencatan senjata tersebut.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan bahwa Guterres menyerukan semua pihak untuk mematuhi kesepakatan.

“Sekretaris Jenderal menyambut pengumuman gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon dan mengapresiasi peran Amerika Serikat dalam memfasilitasinya,” kata Dujarric.

Ia juga menyampaikan bahwa semua pihak diminta untuk menghormati kewajiban berdasarkan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan bahwa Uni Eropa akan terus menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon serta memberikan dukungan kemanusiaan.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menyebut kesepakatan tersebut sebagai “tuntutan penting Lebanon yang telah kami perjuangkan sejak awal perang”.

Posisi Pihak Terkait

Anggota parlemen senior Hizbullah Hassan Fadlallah mengatakan kelompoknya menerima informasi mengenai kesepakatan tersebut melalui duta besar Iran untuk Lebanon.

Ia menyatakan bahwa kepatuhan terhadap gencatan senjata bergantung pada tindakan Israel di lapangan.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel tidak akan menarik pasukan dari Lebanon selatan.

Ia mengatakan Israel akan mempertahankan “zona keamanan” hingga sekitar 10 kilometer ke wilayah Lebanon.

“Di situlah posisi militer kami dan kami tidak akan pergi,” kata Netanyahu.

Laporan Pelanggaran Setelah Gencatan Senjata

Beberapa jam setelah gencatan senjata mulai berlaku, militer Lebanon menuduh Israel melakukan sejumlah tindakan di Lebanon selatan.

Baca juga: Trump Umumkan Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari

Militer Lebanon menyebut tindakan tersebut sebagai “agresi” berupa penembakan sporadis di beberapa desa.

Pemerintah Lebanon mengimbau warga agar tidak kembali ke wilayah selatan hingga ada jaminan keamanan.

Hingga saat ini, militer Israel belum memberikan tanggapan atas tuduhan tersebut.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved