Iran Vs Amerika Memanas
Netanyahu Kecam Aksi Tentara IDF yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Netanyahu mengaku terkejut dan sedih setelah mengetahui seorang tentara Israel secara biadab merusak Patung Yesus di Lebanon selatan
Ringkasan Berita:
- Perdana Menteri Israel mengecam aksi tentara IDF yang menghancurkan patung Yesus di Lebanon Selatan dan menyatakan penyesalan mendalam kepada umat beriman.
- Pihak militer Israel (IDF) telah memverifikasi bahwa foto vandalisme di kota Debel tersebut adalah asli, bukan rekayasa AI, dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius
- Penyelidikan kriminal tengah berjalan, dan pihak berwenang Israel menjanjikan tindakan disipliner yang keras terhadap prajurit yang terlibat.
TRIBUNNEWS.COM - Aksi viral anggota Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang kedapatan menghancurkan patung Yesus di wilayah Lebanon Selatan menuai kecaman dari sejumlah pihak.
Satu di antaranya yang turut mengecam aksi penistaan agama tersebut adalah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Netanyahu menyatakan dirinya merasa terkejut dan sedih setelah mengetahui seorang tentara Israel secara biadab merusak ikon keagamaan Katolik di Lebanon selatan.
Hal ini disampaikan setelah militer negara mengonfirmasi bahwa foto yang menggambarkan aksi tersebut adalah asli dan bukan hasil olahan Kecerdasan Buatan (AI).
"Saya mengecam tindakan tersebut dengan sangat keras," ujar Netanyahu dalam unggahan di media sosial X pada Senin ini (20/4/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas tindakan indisipliner yang dilakukan oleh personel militer tersebut.
"Kami menyatakan penyesalan atas insiden ini dan atas luka apa pun yang ditimbulkan terhadap orang-orang beriman di Lebanon dan di seluruh dunia," tambahnya.
Netanyahu juga menegaskan bahwa penyelidikan kriminal sedang berjalan.
Pihak berwenang di Israel sendiri disebut akan mengambil tindakan disipliner yang keras terhadap anggota yang melakukan pelanggaran tersebut.
Kronologi Penghancuran Patung Yesus
Aksi tentara IDF yang menghancurkan patung Yesus tersebut, mulai viral setelah beredarnya foto yang menunjukkan pelaku menggunakan alat menyerupai palu besar atau kapak untuk memukul wajah patung tersebut.
Adapun foto tersebut, pertama kali dibagikan oleh jurnalis Palestina, Younis Tirawi.
Berdasarkan laporan Reuters, peristiwa tersebut terjadi di kota Debel yang terletak di wilayah perbatasan selatan Lebanon.
IDF dalam pernyataan sebelumnya menegaskan bahwa perilaku semacam ini sama sekali tidak konsisten dengan nilai-nilai yang diharapkan dari pasukannya.
Pihak militer Israel juga secara resmi telah memverifikasi validitas gambar yang beredar luas di jagat maya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/NETANYAHUUU-3453453.jpg)