Rabu, 20 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Hari ke-82 Perang Iran: Teheran Ancam Buka Front Baru, Trump Beri Tenggat 3 Hari

Perang Iran hari ke-82, Rabu (20/5/2026): Iran ancam buka front baru jika AS menyerang lagi, sementara Trump beri Teheran tenggat 2-3 hari.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Perang Iran memasuki hari ke-82 dengan ancaman baru dari Teheran terhadap Amerika Serikat (AS), Rabu (20/5/2026).
  • Iran siap membuka “front baru” bila Washington kembali menyerang, sementara Donald Trump memberi tenggat dua hingga tiga hari untuk mencapai kesepakatan damai.
  • Ketegangan juga meluas ke Lebanon dan Gaza di tengah kekhawatiran krisis energi global.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran memasuki hari ke-82 pada Rabu (20/5/2026).

Ketegangan baru muncul setelah Teheran memperingatkan akan membuka “front baru” jika Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan militer.

Peringatan itu muncul di tengah ultimatum Presiden AS, Donald Trump yang memberi Iran waktu “dua hingga tiga hari” untuk mencapai kesepakatan dengan Washington.

Dilansir Al Jazeera, militer Iran menyatakan pihaknya telah mempelajari berbagai pengalaman perang sebelumnya dan siap menggunakan “peralatan baru dan metode baru” bila konflik kembali meningkat.

Juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia mengatakan Teheran akan memberikan respons lebih luas terhadap setiap serangan baru dari Amerika Serikat.

“Jika konflik berlanjut, kami akan membuka front baru,” demikian pernyataan militer Iran seperti dikutip kantor berita ISNA.

Iran Ancam Respons Lebih Luas

Di sisi lain, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengatakan negosiasi dengan Iran menunjukkan “kemajuan yang baik”.

Namun Vance menegaskan Washington tetap siap melanjutkan operasi militer jika jalur diplomasi gagal menghasilkan kesepakatan.

Trump sendiri menyatakan perang dapat diakhiri “dengan sangat cepat” karena menurutnya Iran ingin segera mencapai kesepakatan baru.

Ancaman Trump muncul setelah Senat Amerika Serikat yang dikuasai Partai Republik melanjutkan pembahasan War Powers Resolution yang mewajibkan persetujuan Kongres untuk aksi militer lanjutan terhadap Iran.

Al Jazeera melaporkan pemerintahan Trump juga menghadapi tekanan politik domestik terkait potensi perang berkepanjangan dan dampaknya terhadap ekonomi Amerika Serikat.

Lebanon dan Gaza Kian Memanas

Sementara itu, situasi di Timur Tengah masih terus memanas.

Baca juga: AS Bakal Akhiri Perang Iran dengan Sangat Cepat, Trump: Mereka Tak akan Memiliki Senjata Nuklir

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut serangan Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 19 orang.

Korban termasuk perempuan dan anak-anak yang berada di Distrik Tyre.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved