Iran Vs Amerika Memanas
Trump: Perjanjian Baru AS-Iran akan Lebih Baik daripada Perjanjian Lama
Trump yakin AS-Iran akan mencapai kesepakatan baru dan mengklaim perjanjian nuklir AS-Iran tersebut lebih baik daripada perjanjian tahun 2015.
Trump menambahkan bahwa blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran menyebabkan Iran mengalami kerugian jutaan dolar setiap hari.
Dia menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat tidak akan mengizinkan Iran untuk memiliki senjata nuklir.
Delegasi AS-Iran akan Bertemu di Pakistan
Pernyataan Trump muncul saat delegasi AS menuju Pakistan untuk putaran baru pembicaraan perdamaian dengan Iran, dan delegasi Teheran juga dijadwalkan berangkat ke Islamabad pada hari Selasa (21/4/2026), menurut media lokal.
Delegasi AS dijadwalkan dipimpin oleh Wakil Presiden J.D. Vance, dan delegasi Iran akan dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf.
Sebelumnya, AS dan Iran mengadakan putaran pertama pembicaraan langsung mereka pada 11 April di Islamabad dan tidak menghasilkan kesepakatan karena beberapa isu sensitif masih belum terselesaikan.
Pertemuan pada 11 April itu berlangsung setelah pada 7 April kedua sepakat untuk gencatan senjata sementara selama dua minggu.
Menlu Iran: Pelanggaran Gencatan Senjata oleh AS-Israel Adalah Penghambat Negosiasi
Di tengah upaya putaran baru pembicaraan antara Washington dan Teheran di Islamabad, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi melaporkan pelanggaran gencatan senjata oleh AS.
Dalam pesannya kepada Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar, ia mengatakan pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan AS merupakan hambatan utama bagi kelanjutan proses diplomatik.
Araghchi juga memberitahu Dar melalui telepon bahwa Iran akan memutuskan langkah selanjutnya setelah mempelajari semua aspek masalah tersebut.
Perang AS-Israel Vs Iran
Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan ke Iran pada 28 Februari, mengawali pecahnya perang baru di Timur Tengah.
Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan itu dan posisinya kemudian digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei, melalui persetujuan Majelis Ahli Ulama Iran.
Serangan AS-Israel terjadi hanya dua hari setelah perundingan nuklir antara AS dan Iran di Jenewa.
Selama ini, AS dan Israel menuduh Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir, sementara Iran menegaskan bahwa mereka tidak ingin membuat senjata nuklir dan programnya hanya untuk kebutuhan energi sipil.
Menanggapi serangan AS-Israel, Iran melancarkan serangan ke Israel serta pangkalan militer AS di berbagai negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Iran juga menghentikan perundingan nuklir dan memblokade Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi energi dunia, yang menyebabkan harga minyak melonjak dan memicu kekhawatiran krisis energi global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TRUUMP-2452w3532.jpg)