Iran Vs Amerika Memanas
Hari Terakhir Gencatan Senjata: Perang Fase Ketiga, AS Incar Duduki Pulau Kharg Iran
Perang Iran-Amerika memasuki fase ketiga; negosiasi perdamaian berakhir buntu. Operasi militer baru, termasuk pendudukan Kharg jadi opsi AS.
Hari Terakhir Gencatan Senjata: Perang Fase Ketiga, AS Incar Duduki Pulau Kharg Iran
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan timnya dilaporkan sedang membahas kemungkinan merebut Pulau Kharg di Iran.
Kabar itu disampaikan seorang pejabat AS seperti dilansir Khaberni, seiring akan berakhirnya waktu gencatan senjata yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh Trump sendiri.
Baca juga: Tiga Hari yang Krusial, Perang Lanjutan Iran dan AS-Israel di Depan Mata
Trump disebutkan, enggan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran dan bersikeras kalau penghentian sepenuhnya pengayaan uranium Iran harus menjadi syarat yang harus diterima Teheran dalam negosiasi jika ingin perang berakhir.
Menurut situs berita AS, Axios, seorang pejabat AS mengatakan:
"Trump dan timnya sekarang sedang membahas seperti apa operasi militer baru, termasuk apakah akan mencoba merebut pulau strategis, Kharg".
Pejabat itu menambahkan, "Trump ingin mengakhiri perang sekarang, dengan syaratnya sendiri. Tetapi hanya tersisa satu hari sebelum gencatan senjata berakhir, Iran masih mengendalikan Selat Hormuz, dan kedua pihak belum dapat menetapkan tanggal untuk pertemuan. Jadi, perang bisa saja meningkat secara signifikan."
Baca juga: Fase Kritis Negosiasi Iran-AS: Tanda-Tanda Perang Lanjut Lagi Kian Jelas
Fase Ketiga Perang
Menurut situs web tersebut, tim Trump percaya Iran menderita tekanan ekonomi yang berat sebagai akibat dari sanksi.
Laporan menyebut kalau Trump menyiratkan peperangan saat ini memasuki fase ketiga.
Seperti diketahui, Trump mengatakan operasi pengeboman ke Iran, yang dimulai pada 28 Februari, akan berakhir dalam waktu enam minggu, dan dia telah berhati-hati untuk mematuhi tenggat waktu tersebut.
"Pejabat AS itu mengatakan kalau fase pengeboman ini mungkin "hanya fase pertama," kata laporan itu.
Pejabat itu menambahkan, "Kita sekarang berada di fase kedua (negosiasi yang kemungkinan besar buntu)."
"Apakah fase ketiga akan berupa pengeboman lebih lanjut atau perjanjian damai terserah kepada Iran," kata pejabat itu.
Militer Iran: Kami Siap Merespons Tegas Setiap Aksi Agresi Baru
Di sisi lain, Iran juga sudah menyiapkan skenario pertempuran baru jika negosiasi berujung buntu.
Angkatan bersenjata Iran menyatakan, siap memberikan “tanggapan segera dan tegas” terhadap setiap tindakan permusuhan baru dari pihak lawan, demikian kata seorang komandan militer senior Iran yang dikutip oleh kantor berita semi-resmi Tasnim pada Selasa (21/4/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pulau-Kharg-Ranjau.jpg)