Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.519, Putin Tahu Bagaimana Perang Akan Berakhir
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ia tahu bagaimana perang Rusia-Ukraina akan berakhir namun enggan menjelaskannya.
Hal ini akan dilakukan setelah Ukraina memperbaiki kerusakan pada pipa tersebut akibat serangan Rusia.
Sebagai gantinya, Ukraina mengharapkan Uni Eropa untuk mencairkan pinjaman Uni Eropa sebesar €90 miliar setelah Perdana Menteri Hongaria Viktor Orbán berbulan-bulan memblokirnya.
Viktor Orbán akan segera meninggalkan jabatannya setelah kalah telak dalam pemilihan nasional.
“Sekarang tidak ada alasan untuk memblokirnya,” kata presiden Ukraina, merujuk pada pinjaman tersebut, Selasa (21/4/2026).
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas , berbicara setelah pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Luksemburg pada hari Selasa, mengatakan dia mengharapkan keputusan positif tentang pinjaman tersebut dalam waktu 24 jam.
Reuters, mengutip sumber industri, mengatakan pemompaan minyak melalui pipa akan dilanjutkan pada hari Rabu (22/4/2026).
Zelenskyy telah berulang kali menyerukan kepada Eropa untuk mendiversifikasi pasokan energi dan tidak melanjutkan aliran melalui Druzhba dari Rusia.
“Saat ini tidak ada yang dapat menjamin bahwa Rusia tidak akan mengulangi serangan terhadap infrastruktur pipa,” katanya pada hari Selasa, seperti diberitakan The Guardian.
-
Slovakia akan Dukung Sanksi Baru untuk Rusia
Menteri Luar Negeri Slovakia, Juraj Blanár, mengatakan negaranya siap mendukung paket sanksi ke-20 Uni Eropa terhadap Rusia setelah Slovakia "menerima sinyal" tentang kemungkinan dimulainya kembali pasokan minyak.
"Kami telah menerima sinyal bahwa pasokan minyak mungkin akan dilanjutkan, dan saya hanya dapat menyatakan bahwa kami siap mendukung bahkan paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, karena menurut penilaian kami hal itu tidak akan berdampak signifikan pada perekonomian Slovakia," katanya, Selasa.
Namun, Blanár menekankan Slovakia hanya akan melakukannya setelah minyak Rusia tiba di Slovakia melalui pipa Druzhba.
"Jadi untuk saat ini, saya dapat mengatakan bahwa kami tidak memiliki informasi tersebut, dan saya telah memberi tahu kolega saya dan seluruh Dewan Urusan Luar Negeri bahwa ini adalah keputusan politik yang berasal dari keputusan Presiden Zelenskyy untuk tidak mengizinkan minyak mengalir ke Slovakia dan Hongaria," tegasnya.
Blanár sebelumnya mengatakan bahwa Slovakia siap untuk memblokir paket sanksi terbaru Uni Eropa terhadap Rusia, tetapi tidak akan menentang pinjaman sebesar €90 miliar untuk Ukraina.
Pada tanggal 21 April, Menteri Luar Negeri Ceko Petr Macinka mengatakan bahwa Hongaria dan Slovakia telah mengkonfirmasi bahwa jika pasokan minyak Rusia melalui pipa Druzhba dilanjutkan, kedua negara tersebut akan mendukung pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina dan paket sanksi ke-20 terhadap Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya mengatakan bahwa Ukraina telah menyelesaikan perbaikan pada bagian pipa Druzhba yang rusak akibat serangan Rusia dan pipa tersebut dapat dibuka kembali, lapor Pravda.
-
SBU Tangkap Oknum yang Peras Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/putln-343ete42432t.jpg)