Iran Vs Amerika Memanas
Manajemen Kapal Epaminondas yang Ditembaki Iran Pastikan Semua ABK Selamat
Pihak perusahaan menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah perlindungan terhadap para pelaut yang berada di bawah kendali mereka.
Selain Epaminondas, dua kapal lainnya yakni MSC Francesca yang berbendera Panama dan kapal Euphoria milik perusahaan Uni Emirat Arab (UEA) juga dilaporkan berada dalam kendali otoritas Iran.
Melansir dari buletin peringatan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), kapal MSC Francesca dicegat secara tiba-tiba di titik koordinat sekitar 8 mil laut di sebelah barat lepas pantai Iran.
Sementara itu kapal Euphoria dicegat IRGC ketika pelayaran menuju Jeddah, Arab Saudi hendak dilakukan.
Mengutip dari publikasi analisis maritim Vanguard, Euphoria dicegat oleh sedikitnya dua kapal motor cepat bersenjata milik IRGC saat berada di jalur transit utama.
Melansir Associated Press (AP), pantauan satelit terakhir menunjukkan bahwa Euphoria dalam kondisi terhenti atau berlabuh paksa di dekat garis pantai perairan Iran.
Langkah Iran ini dianggap sebagai pesan diplomatik keras kepada Washington di tengah macetnya negosiasi perdamaian di Islamabad.
Ketegangan di jalur yang mengangkut 20 persen pasokan minyak global ini juga memberikan tekanan ekonomi yang besar bagi Eropa.
Serangan ini sendiri terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.
Pihak Iran berdalih tindakan tersebut diambil karena kapal-kapal terkait dianggap melanggar aturan navigasi dan sebagai respons atas blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Menanggapi risiko yang kian membesar di wilayah tersebut, pemerintah Yunani telah mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh armada kapal mereka.
"Kami telah mengirimkan pemberitahuan menyeluruh kepada semua kapal milik Yunani untuk sangat berhati-hati, melatih pengendalian diri yang maksimal, dan menghindari penyeberangan selat tersebut," tegas Gerapetritis.
(Tribunnews.com/Bobby)