Iran Vs Amerika Memanas
Manajemen Kapal Epaminondas yang Ditembaki Iran Pastikan Semua ABK Selamat
Pihak perusahaan menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah perlindungan terhadap para pelaut yang berada di bawah kendali mereka.
Ringkasan Berita:
- Manajemen Technomar memastikan seluruh kru kapal Epaminondas dalam kondisi aman dan tidak ada korban luka, meski bagian anjungan dan sistem navigasi rusak akibat tembakan.
- Menteri Luar Negeri Yunani mengonfirmasi adanya serangan tersebut dan segera menginstruksikan seluruh armada kapal komersial Yunani untuk menghindari Selat Hormuz.
- Serangan terhadap Epaminondas merupakan satu dari tiga insiden penahanan kapal komersial (bersama MSC Francesca dan Euphoria) oleh Iran dalam waktu 24 jam.
TRIBUNNEWS.COM - Pihak manajemen kapal kontainer Epaminondas yang menjadi sasaran penembakan Iran di Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026) dini hari memastikan bahwa seluruh kru dalam kondisi selamat.
Meski kapal mengalami kerusakan akibat serangan fisik, perusahaan menegaskan tidak ada laporan mengenai korban luka.
Kabar tersebut disampaikan manajemen Technomar selaku pengelola kapal Epaminondas, yang menjadi salah satu dari 3 kapal yang ditahan Iran di Selat Hormuz..
Kapal asal Yunani yang terdaftar dengan bendera Liberia ini diketahui diringkus oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) saat melintasi Selat Hormuz, tepatnya pada jarak sekitar 20 mil laut dari lepas pantai Oman.
Pemeriksaan awal menunjukkan adanya kerusakan pada bagian anjungan dan sistem navigasi akibat tembakan tersebut.
Pihak perusahaan menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah perlindungan terhadap para pelaut yang berada di bawah kendali mereka.
"Technomar tetap menjalin kontak erat dengan kru dan otoritas terkait. Prioritas kami tetaplah keselamatan dan kesejahteraan kru kami seiring kami bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait untuk memastikan keselamatan mereka yang berkelanjutan dan menyelidiki insiden ini," tulis pernyataan resmi manajemen Technomar.
Rangkaian Serangan dalam 24 Jam
Insiden yang menimpa Epaminondas merupakan bagian dari rangkaian serangan terhadap sedikitnya tiga kapal komersial dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Eskalasi keamanan ini berdampak langsung pada pasar energi dunia, yang memicu lonjakan harga minyak mentah Brent hingga mendekati 100 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta) per barel.
Menteri Luar Negeri Yunani, Giorgos Gerapetritis, turut mengonfirmasi serangan fisik yang menimpa aset dari negaranya tersebut.
Baca juga: Detail 3 Kapal yang Ditahan Iran, Salah Satunya Diduga Terafiliasi Israel
Meski sempat terjadi kesimpangsiuran mengenai status kapal, Gerapetritis memastikan adanya tindakan kekerasan di perairan tersebut.
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa terjadi serangan terhadap kapal kargo Yunani, tetapi saya tidak dapat mengonfirmasi bahwa kapal tersebut telah disita oleh Iran atau tidak," ujar Gerapetritis kepada CNN.
Ia juga menegaskan posisi kapal saat insiden berlangsung:
"Itu adalah kapal berbendera Liberia dan milik Yunani, saya hanya tahu kalau kapal tersebut sedang mencoba keluar dari Selat Hormuz," tambahnya.
Penahanan Tiga Kapal oleh Iran